Rabu, 20 September 2017

AS Ancam Cina Terkena Sanksi Dolar Jika Bantu Korea Utara

Rabu, 13 September 2017 | 16:51 WIB
Steve Mnuchin, memberikan sambutan usai disumpah menjadi Menteri Keuangan oleh Presiden Donald Trump di Gedung Putih, 13 Februari 2017. REUTERS/Yuri Gripas

Steve Mnuchin, memberikan sambutan usai disumpah menjadi Menteri Keuangan oleh Presiden Donald Trump di Gedung Putih, 13 Februari 2017. REUTERS/Yuri Gripas.

TEMPO.CO, Jakarta -- Amerika Serikat mempelopori kecaman dunia internasioal terhadap uji coba bom hidrogen dan rudal balistik yang dilakukan oleh Korea Utara. Amerika juga menjatuhkan sanksi kepada negara – negara yang menjadi sekutu negara komunis itu. 

Sekertaris Departemen Keuangan Amerika Serikat, Steven Mnuchin, memperingatkan Cina, yang merupakan sekutu sekaligus mitra dagang Korea Utara, bahwa Washington akan menghalangi mereka untuk mengakses sistem keuangan dolar di Amerika dan internasional jika terus bersekutu dan menjalin kerja sama bisnis. 

Baca: Korea Utara Tak Gentar Kena Sanksi PBB, Justru Ancam Amerika

“Kami pikir ini adalah langkah kecil, sangat kecil, belum langkah besar,” kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, kepada wartawan saat memulai pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.

Baca: PBB Hukum Korea Utara, Trump: Itu Belum Seberapa


Sejauh ini Amerika Serikat telah menahan untuk menjatuhkan sanksi kepada bank dan perusahaan asal Cina. Ini dilakukan sebagai upaya untuk memenangkan dukungan Cina atas pemberian sanksi yang lebih berat kepada Korea Utara.

Tidak hanya itu, badan legislatif AS menyatakan jika diperlukan Washington akan menerapkan sanksi yang lebih tegas pada perusahaan China dan negara – negara lain yang masih bekerja sama dengan Korea Utara.  Salah satunya adalah dengan memutus transaksi bank asal Cina terhadap sistem finanasial Amerika.

 Sebagaimana diketahui, Cina adalah pemasok utama minyak dan mitra dagang terbesar Korea Utara. Jika Cina menghentikan pasokannya, ini tentu akan berdampak langsung pada kehidupan ekonomi Korea Utara, yang melakukan uji coba bom hidrogen pada 3 September lalu itu.

Dalam acara pertemuan legislatif pada hari selasa (12/9) lalu, Amerika Serikat secara resmi merilis temuan badan intelejen yang menyatakan Korea Utara secara illegal menyelundupkan batu bara dan komoditi lain ke China dan Rusia.

Perang dagang yang dilakukan AS dengan Cina saat ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Hal ini dikarenakan tidak menutup kemungkinan Beijing akan melakukan perlawanan yang dapat mempengaruhi perekonomian dunia.

Trump dijadwalkan akan datang ke Cina dalam acara kunjungan Asia pertamanya pada bulan November mendatang. Pertemuan ini tentu sedikit banyak juga akan menyinggung tindakan kedua negara terhadap Korea utara.

 

REUTERS KISTIN SEPTIYANI


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.