Jumat, 22 September 2017

Cina Desak Korea Utara Hentikan Program Nuklir

Selasa, 12 September 2017 | 23:00 WIB
Ekpresi Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un setibanya dalam perayaan bersama ilmuwan nuklir dan insinyur yang berkontribusi dalam uji bom hidrogen, di Pyongyang, 9 September 2017. Perayaan ini digelar secara besar-besaran untuk memberikan selamat kepada ilmuwan nuklir dan teknisi atas keberhasilan tes nuklir terbaru. KCNA via REUTERS

Ekpresi Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un setibanya dalam perayaan bersama ilmuwan nuklir dan insinyur yang berkontribusi dalam uji bom hidrogen, di Pyongyang, 9 September 2017. Perayaan ini digelar secara besar-besaran untuk memberikan selamat kepada ilmuwan nuklir dan teknisi atas keberhasilan tes nuklir terbaru. KCNA via REUTERS.

TEMPO.CO, New York - Duta besar Cina untuk PBB, Liu Jieyi, meminta Korea Utara mengambil langkah serius dan memenuhi kehendak masyarakat internasional untuk menghentikan pembangunan rudal nuklir dan balistik. Liu juga meminta kepada semua pihak berkepala dingin dan tidak memicu ketegangan.

Baca: Presiden Cina Telpon Presiden Perancis Soal Korea Utara, Kenapa?  

Lie menjelaskan, semua pihak yang memiliki kepentingan harus segera melakukan negosiasi. Untuk memulai perundingan, Cina dan Rusia telah mengusulkan penghentian sementara uji coba rudal nuklir dan balistik Korea Utara serta latihan militer Amerika dan Korea Selatan.

"Kami pikir ini adalah kesalahan besar meremehkan inisiatif Rusia dan Cina. Ini tetap berada di atas meja di Dewan Keamanan dan kami akan mendesaknya untuk dipertimbangkan," kata duta besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia.

Dewan Keamanan PBB besuara bulat memberikan sanksi baru terhadap Korea Utara setelah negeri itu melakukan uji coba nuklirnya yang keenam.


Baca: AS Minta PBB Voting Beri Sanksi Korea Utara pada Senin Depan

Dalam pemungutan suara, Cina dan Rusia selaku sekutu dekat Korea Selatan, menyetujui draf sanksi yang diusulkan Amerika Serikat. Di antara sanksi baru tersebut adalah Korea Utara dilarang mengekspor batu bara, biji besi, serta dilarang membeli minyak mentah dari negara lain.

NIKKIEI | CHOIRUL AMINUDDIN
 


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.