Rabu, 23 Agustus 2017

Pelanggan Pria di Kafe Ini Bayar Lebih Mahal daripada Wanita

Selasa, 08 Agustus 2017 | 16:09 WIB
Peraturan di cafe Brunswick. huffingtonpost.com

Peraturan di cafe Brunswick. huffingtonpost.com.

TEMPO.CO, Melbourne - Seorang pemilik kafe di Melbourne, Australia, menarik bayaran lebih mahal kepada pelanggan pria daripada pelanggan wanita untuk mengatasi kesenjangan gender yang berdampak pada pendapatan yang diterima pekerja pria dan wanita..

Menurut laporan Huffington Post pada 7 Agustus 2017, Alex O'Brien yang mengelola kafe 'Handsome Her',  menetapkan harga 18 persen lebih tinggi bagi pelanggan prianya, sedangkan kaum wanita hanya perlu membayar harga standar.

Bahkan, pemilik kafe itu mengatakan ia tidak menghadapi masalah sejauh ini dengan cara pembayaran yang tidak biasa itu.

Baca: Kafe untuk Penyandang Tuna Rungu Dibuka di Kolombia

Bahkan, semua orang yang diminta membayar lebih juga tidak mempermasalahkan kenaikan harga itu. Lalu bayaran lebih itu disumbangkan ke organisasi amal wanita di Australia.

Alex yakin bahwa langkah tersebut dapat membantu kaum pria memikirkan tentang hak istimewa yang mereka raih di tempat kerja.

Meskipun ia belum menghadapi keberatan terhadap inisiatif tersebut, Alex menjamin bahwa setiap pria yang tidak memberikan biaya tambahan, tidak akan diminta meninggalkan kafe itu.

Baca: Di Restoran Pizza Ini, Pelanggan Dilayani Robot Cantik

"Jika kaum pria tidak mau membayar, kami tidak akan mengusir mereka keluar. Ini hanya satu kesempatan untuk melakukan kebaikan, "jelasnya lagi.

Jika Anda berpikir mengapa Alex memilih untuk mengatur tambahan bayaran kepada pelanggan prianya sebesar 18 persen, itu sebenarnya mencerminkan kesenjangan gender yang berimbas pada kesenjangan pendapatan di Australia yang dilaporkan oleh Biro Statistik Australia tahun lalu.  Ini sekaligus mengungkapkan bahwa wanita Australia hanya menerima 82 persen dari pendapatan pria setiap tahun.

HUFFINGTON POST|METRO.UK|YON DEMA



Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?