Ramalkan Trump Menang, Dukun Ini Sebut Perang Dunia 13 Mei 2017

Jum'at, 21 April 2017 | 09:45 WIB
Ramalkan Trump Menang, Dukun Ini Sebut Perang Dunia 13 Mei 2017
Ilustrasi kiamat. Fanpop.com

TEMPO.CO, Texas—Dukun yang pernah meramalkan Donald Trump akan menjadi presiden Amerika Serikat, tiba-tiba mengumumkan bahwa Perang Dunia III akan berlangsung mulai 13 Mei mendatang.




Seperti dilansir News.com.au, Kamis 20 April 2017, Horacio Villegas mengumumkan akan munculnya perang dunia III yang dipicu oleh Donald Trump kepada harian Inggris, The Daily Star.



Baca: Inilah 8 Ramalan Seputar Tibanya Hari Kiamat



Villegas, warga Texas, Amerika Serikat, juga menyebut perang nuklir ini akan menyebabkan dunia kiamat pada Oktober.




Ramalan ini awalnya dilontarkan oleh salah satu pengikut Villegas. "Dalam mimpi aku melihat bola api berjatuhan dari langit dan jatuh ke Bumi."




"Orang-orang berlarian. Aku percaya itu adalah simbol dari misil nuklir yang jatuh ke kota-kota dan melukai orang-orang di seluruh dunia," kata pengikutnya itu.




Peramal yang hidup selibat dan tak memiliki anak itu pun memperkuat ramalan sang pengikut dengan menyebut Perang Dunia III akan pecah di perayaan 100 tahun Kedatangan Bunda Maria di Fatima, Portugal, yang jatuh pada 13 Mei 2017 mendatang.




Villegas percaya 100 tahun kedatangan Bunda Maria ke Fatima yang menyampaikan bahwa Perang Dunia I dan II terjadi, akan kembali terulang.




"Bunda Maria akan datang lagi memberikan pesan yang sama. Perang akan dimulai 13 Mei 2017 dan berakhir pada 13 Oktober 2017," ujar Villegas.




"Perang Dunia III dipicu perintah salah yang akan membawa petaka yang mematikan," lanjutnya.



Ramalan Villegas bersamaan dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dengan Korea Utara menyusul uji coba rudal Pyongyang beberapa waktu terakhir.




Kekhawatiran bakal terjadi perang nuklir menguat setelah Korea Utara mengancam akan menembakkan bom nuklir ke wilayah AS dan negara-negara tetangga yang menjadi sekutu Washington.




NEWS.COM.AU | THE SUN | SITA PLANASARI AQUADINI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan