Rusia Ciptakan Robot Mampu Menembak  

Senin, 17 April 2017 | 14:45 WIB
Rusia Ciptakan Robot Mampu Menembak  
Robot F.E.D.O.R selain dijadikan sebagai robot tempur yang mampu menembakkabn senjata api, robot tersebut juga mampu menggunakan alat bor, menyetir, dan juga mengerjakan pekerjaan rumah lainnya. mirror.co.uk

TEMPO.CO, MoskowRusia berhasil menciptakan robot yang berfungsi layaknya tentara dengan kedua tangannya mampu menembak.

Menurut laporan Mirror pada 16 April 2017, robot Android bernama Fedor itu dikembangkan oleh lembaga eksplorasi ruang angkasa Rusia. Perakitan robot Fedor sudah rampung dan sedang dilatih untuk mengendalikan senjata.

Baca juga: Rusia Akan Bangun Replika Reichstag untuk Latihan Perang

Rekaman aksi robot itu tersebar di Internet, tapi pemerintah Rusia menyangkal mereka menciptakan robot yang memiliki peran seperti karakter mesin pembunuh yang mampu berperang dan menjalankan misi rahasia dalam film Terminator.

Robot Fedor memiliki postur setinggi 1,8 meter dengan berat 106-160 kilogram bergantung pada jenis peralatan yang dibawa. Robot ini dapat mengangkat kargo seberat 20 kilogram.

Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitryi Rogozin membenarkan tentang robot yang memiliki kemampuan menembak, tapi bukan pemusnah massal.

Baca juga: Rusia Terbitkan Komik Khusus untuk Imigran

”Robot Fedor dapat menembak menggunakan kedua tangannya. Yang kami ciptakan bukan Terminator robot pemusnah, melainkan mesin pintar yang bisa disuruh melakukan berbagai misi,” kata Rogozin.

Menurut rencana, robot Fedor akan digunakan untuk melaksanakan misi angkasa pada 2021 guna menggantikan tugas astronaut, terutama tugas pemeliharaan Stasiun Antariksa Internasional atau ISS.

Dibuat pada 2014, Fedor awalnya ditujukan untuk menggantikan manusia dalam kondisi berisiko tinggi, termasuk misi penyelamatan.

Salah satu pengembang proyek, Yayasan Rusia untuk Advanced Research Projects, mengumumkan telah membuat kompetisi untuk membuat desain perangkat lunak untuk Fedor. Kontes akan dimulai pada 1 Mei 2017 sampai 28 Februari 2018.

MIRROR | SPUTNIK NEWS | RUSSIA TODAY | YON DEMA




Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan