Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Terungkap, Iran Danai dan Persenjatai Milisi Hizbullah

image-gnews
Ratusan pengikut Houthi membawa poster pemimpin Hezbollah Libanon Sayyed Hassan Nasrallah saat melakukan aksi protes terhadap serangan koalisi Arab Saudi di Sanaa, Yaman, 22 April  2015. REUTERS/Khaled Abdullah
Ratusan pengikut Houthi membawa poster pemimpin Hezbollah Libanon Sayyed Hassan Nasrallah saat melakukan aksi protes terhadap serangan koalisi Arab Saudi di Sanaa, Yaman, 22 April 2015. REUTERS/Khaled Abdullah
Iklan

TEMPO.CODamaskus - Pemimpin kelompok militan Libanon, Hizbullah, Hassan Nasrallah, akhirnya mengungkapkan asal aliran dana untuk mendukung kegiatan milisi itu. Nasrallah bermaksud mengejek sanksi Amerika Serikat terhadap Hizbullah dengan mengatakan sanksi Amerika tidak berdampak pada milisi itu. Penyebabnya, baik bantuan dana maupun dukungan senjata tetap diberikan Iran. 

"Kami tidak punya proyek bisnis atau investasi melalui bank. Kami buka fakta anggaran Hizbullah, pendapatannya, pengeluarannya, segala sesuatu yang dimakan dan diminum, senjatanya dan roketnya, berasal dari Republik Islam Iran," kata Nasrallah seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu, 25 Juni 2016.  

Nasrallah, yang berbicara dalam peringatan 40 hari kematian pemimpin top Hizbullah, Mustafah Bedreddine, di Damaskus, Suriah, mengatakan Hizbullah tak terpengaruh dengan sanksi terbaru yang dijatuhkan Amerika. "Selama Iran punya uang, kami juga punya uang. Kami baru saja menerima roket-roket yang kami gunakan untuk mengancam Israel. Kami baru saja menerima uang kami. Tak ada aturan hukum yang mampu mencegah kami untuk menerimanya," ujar Nasrallah. 

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menandatangani Undang-Undang Pencegahan Pendanaan Internasional kepada Hizbullah pada 18 Desember 2015. Target undang-undang ini adalah bank-bank yang diketahui memfasilitasi transaksi keuangan dengan sejumlah orang yang masuk daftar orang yang diblokir.

Amerika sudah lama memasukkan Hizbullah dalam kelompok teroris global, tepatnya sejak 1995. Amerika juga menuding Hizbullah sebagai pelaku sejumlah ledakan, termasuk ledakan di barak tentara Amerika di Beirut pada 1983 yang menewaskan 241 marinir Amerika. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sejumlah pengamat politik sudah lama meyakini Iran sebagai pemain kunci yang melahirkan milisi Syiah Libanon itu pada 1982. Selama tiga dekade, Iran mendanai kegiatan Hizbullah, termasuk bantuan militer, intelijen, logistik, dan bantuan penasihat. 

Pasukan Garda Revolusi Islam dan pasukan elite Iran, Quds, telah mengubah Hizbullah menjadi milisi yang paling penting bagi Iran dan berperan di tingkat regional dan internasional. 

AL ARABIYA | MARIA RITA 

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Perolehan Suara Joe Biden Lewati Rekor Obama

5 November 2020

Mantan Presiden AS Barack Obama berkampanye untuk calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden di Philadelphia, Pennsylvania, AS, Rabu, 21 Oktober 2020. Biden merupakan mantan Wakil Presiden di masa kepresidenan Obama. REUTERS/Kevin Lamarque
Perolehan Suara Joe Biden Lewati Rekor Obama

Meski penghitungan suara Pemilu AS masih berlangsung, Joe Biden telah mengantongi lebih dari 70 juta suara.


Donald Trump Tolak Saran Obama Soal Rasisme dan Keikusertaan Pemilu

6 Agustus 2020

Presiden AS Donald Trump berbicara selama konferensi pers di Rose Garden di Gedung Putih di Washington, AS, 14 Juli 2020. [REUTERS / Jonathan Ernst]
Donald Trump Tolak Saran Obama Soal Rasisme dan Keikusertaan Pemilu

Presiden AS Donald Trump menolak saran mantan Presiden Barack Obama untuk meningkatkan keikutsertaan warga di Pilpres Amerika.


Remaja Inggris Peretas Akun Twitter Tokoh Dunia Bobol Rp 1,45 Miliar

3 Agustus 2020

Mason Sheppard, remaja Inggris yang meretas akun Twitter dan membobol ribuan dollar dengan bisnis bitcoin tipuan terancam diekstradisi ke AS. [CNN]
Remaja Inggris Peretas Akun Twitter Tokoh Dunia Bobol Rp 1,45 Miliar

Mason Sheppard, remaja Inggris yang dituduh peretas akun Twitter tokoh dunia telah membobol dana mereka sebesar Rp 1,45 miliar


Kisah Gli, Kucing Penghuni Hagia Sophia 16 Tahun

25 Juli 2020

Kisah Gli, Kucing Penghuni Hagia Sophia 16 Tahun

Gli, kucing penghuni Hagia Sophia lebih dari 16 tahun menjadi sorotan setelah bangunan warisan kerajaan Bizantium itu berubah status menjadi masjid.


Obama Kutuk Kekerasan Terhadap Pendemo Kematian George Floyd

2 Juni 2020

Mantan Presiden AS Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019. [REUTERS / Lim Huey Teng / File Foto]
Obama Kutuk Kekerasan Terhadap Pendemo Kematian George Floyd

Mantan Presiden AS Barack Obama mengecam penggunaan kekerasan berlebihan terhadap protes damai kematian George Floyd.


Michelle Obama Ungkap Badai Pernikahannya di Tahun-tahun Awal

10 Mei 2020

Barack Obama berbisik pada istrinya, Michelle Obama disela upacara peresmian di Galeri Potret Nasional Smithsonian di Washington, AS, 12 Februari 2018. REUTERS
Michelle Obama Ungkap Badai Pernikahannya di Tahun-tahun Awal

Michelle Obama mengakui bahwa pernikahannya dengan Barack Obama diperkuat oleh konseling pernikahan pada tahun-tahun awal.


Obama Sebut Penanganan Virus Corona Oleh Trump Kacau Balau

10 Mei 2020

Mantan Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019. Presiden Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019.[Lim Huey Teng / Reuters]
Obama Sebut Penanganan Virus Corona Oleh Trump Kacau Balau

Mantan Presiden Amerika, Barack Obama, meminta para mantan stafnya untuk banyak belajar dari buruknya penanganan virus Corona oleh Donald Trump


Barack Obama Girang Film Pertamanya Masuk Nominasi Oscar 2020

16 Januari 2020

Barack Obama. REUTERS
Barack Obama Girang Film Pertamanya Masuk Nominasi Oscar 2020

Film dokumenter American Factory garapan rumah produksi Barack Obama berhasil masuk nominasi Film Dokumenter Terbaik di Oscar 2020.


Penasihat Obama: Kejatuhan Rezim Iran Hanya Tunggu Waktu

14 Januari 2020

Ribuan orang Iran meneriakkan
Penasihat Obama: Kejatuhan Rezim Iran Hanya Tunggu Waktu

Pergantian rezim bukan hal mustahil melihat berbagai kejadian buruk di Iran.


Daftar Film Favorit Barack Obama pada 2019, Ada Marriage Story

31 Desember 2019

Barack Obama. REUTERS
Daftar Film Favorit Barack Obama pada 2019, Ada Marriage Story

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengunggah sejumlah film favoritnya pada 2019. Apa saja?