Militan ISIS Ledakkan Makam Nabi Yunus  

Jum'at, 25 Juli 2014 | 11:28 WIB
Militan ISIS Ledakkan Makam Nabi Yunus  
Pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakr al-Baghdadi berkhotbah dalam salat Jumat di sebuah Masjid di Mosul, Irak. Video ini merupakan penampilan pertamanya di depan publik. REUTERS/Social Media Website via Reuters TV

TEMPO.COMosul – Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) meghancurkan tempat suci bagi umat Islam dan Kristen, yakni makam Nabi Yunus di Kota Mosul pada Kamis, 24 Juli 2014. Para militan sebelumnya menutup semua pintu masjid dan mencegah jemaah yang ingin masuk untuk beribadah.

“Militan ISIS telah menghancurkan makam Nabi Yunus di sebelah timur Kota Mosul setelah menguasai kompleks masjid itu sepenuhnya,” kata seorang sumber keamanan kepada media Irak al-Sumarian News yang kemudian dikutip Al Arabiya. (Baca: Lini Masa ISIS di Irak)

Seorang saksi mata yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa militan ISIS terlebih dahulu menghentikan jemaah yang sedang berdoa di dalamnya. Mereka kemudian meletakkan sejumlah bahan peledak di sekitar dan di dalam kompleks masjid dan kemudian meledakkannya di hadapan kerumunan massa.

Kepada kantor berita AFP, seorang pejabat dan warga Mosul menuturkan para ekstrimis membutuhkan waktu setidaknya satu jam untuk menghancurkan tempat itu. Menurut pejabat ini, sejauh ini ISIS sudah menghancurkan 30 tempat suci, termasuk sejumlah masjid di dalam dan di sekitar Kota Mosul. (Baca: Milisi ISIS Kuasai Gereja Tertua di Irak)

“Namun, kerusakan terburuk adalah penghancuran makam Nabi Yunus yang kini telah berubah jadi debu,” tuturnya. (Baca: Serangan ISIS Mendekati Mekah)

Seorang pejabat lokal Mosul, Zuhair al-Chalabi, mengatakan makam Nabi Daniel juga turut dihancurkan. Nabi Daniel memang tidak termasuk salah satu dari 25 nabi yang wajib diketahui dan disebut dalam Al-Quran. Namun, menurut sejumlah ahli sejarah, beliau merupakan nabi keturunan Nabi Daud yang hidup dan meninggal di Mesir.

ANINGTIAS JATMIKA | AL ARABIYA

Terpopuler
MH17 Jatuh, Warga Belanda Usir Anak Perempuan Putin
Pesawat Air Algerie Hilang Kontak
Air Algerie Dipastikan Jatuh






 






 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan