Turki Ingin Klaim Kirkuk dan Mosul

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Turki ingin pasukan Kurdi ditarik dari Kirkuk. Dan Amerika menyetujuinya. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Colin Powell telah sepakat dengan Turki untuk menarik kekuatan Kurdi dari kota Kirkuk, kota yang kaya minyak di bagian utara Irak. Kesepakatan itu dilakukan untuk menghindari masuknya pasukan Turki ke kota-kota di bagian utara Irak yang mereka klaim masuk kawasan Turki. Sebelum perang dimulai, Menteri Luar Negeri Turki Abdullah Gul menyatakan bahwa dua kota Irak yakni Kirkuk dan Mosul yang kaya minyak, sebetulnya masuk kawasan Turki. Alasannya, kawasan itu termasuk kekuasan dinasti Ostmani dari Turki. Gul bahkan berniat akan membawa klaimnya ke mahkamah internasional di Den Haag Turki amat berkepentingan agar kelompok Kurdi tidak diberikan ruang yang terlalu luas karena mereka bisa menuntut kemerdekaan sendiri. Sebagian orang Kurdi yang ada di Turki bisa menuntut hal yang sama dan memberontak kepada pemerintahan Turki yang sah. Dari Washington, jurubicara kepresidenan Ari Fleisher menyatakan bahwa Amerika telah mengijinkan sejumlah kecil peninjau militer dari Turki datang ke Kirkuk. Mereka akan melihat apa kira-kira pantas dilihat, katanya tanpa menjelaskan maksudnya. (AP/IGG Maha Adi)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.