Meksiko Lanjutkan Pencarian Korban Gempa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tim penyelamat dari Israel dan Meksiko membawa korban tewas yang masih tertimbun dalam bangunan yang hancur akibat gempa bumi di Mexico City, Meksiko, 21 September 2017. Gempa Meksiko tersebut merobohkan puluhan bangunan dan membuat jutaan orang terputus dari aliran listrik. REUTERS/Carlos Jasso

    Sejumlah tim penyelamat dari Israel dan Meksiko membawa korban tewas yang masih tertimbun dalam bangunan yang hancur akibat gempa bumi di Mexico City, Meksiko, 21 September 2017. Gempa Meksiko tersebut merobohkan puluhan bangunan dan membuat jutaan orang terputus dari aliran listrik. REUTERS/Carlos Jasso

    TEMPO.CO, Mexico City - Meksiko melanjutkan pencarian dan penemuan korban gempa yang berlangsung pada 19 September 2019 waktu setempat.

    Fokus operasi pencarian saat inni tertujupada 10 gedung, lokasi yang diharapkan dapat ditemukan korban hidup akibat hantaman lindu berkekuatan 7,1 skala Richter.

    Baca: Getaran Gempa Meksiko Terasa hinga Mexico City 

    Sedikitnya 273 orang tewas dan 2.000 lainnya cedera ketika sejumlah gedung roboh akibat getaran kuat. Sementara itu, sekitar 50 orang berhasil dikeluarkan dalam kondisi hidup dari reruntuhan gedung.

    "Sebagian besar korban tewas di Mexico City berjumlah 137 orang," Al Jazeera melaporkan, Jumat, 22 September 2017.

    Pada Kamis kemarin, tim rescue menyelamatkan seorang gadis yang terperangkap di reruntuhan gedung sekolah di ibu kota Meksiko. Temuan tersebut dianggap sebagai sebuah simbol harapan.

    Sejumlah media mengabarkan, para pejabat dan relawan bencana berkali-kali bercerita tentang "Frida Sodia" , namun sesungguhnya hal tersebut tidak ada, kata pejabat Angkatan Laut Meksiko.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.