Bagdad Pada Hari ke-21

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Wartawan Al Jazeera yang mewawancarai seorang marinir Amerika yang mengaku berasal dari Carolina Utara Amerika, mengakui masih ada perlawanan walaupun pusat kota Bagdad itu sudah dikuasainya. Tapi itu perlawanan kecil dan akan segera bisa dipatahkan, katanya dalam siaran langsung televisi asal Qatar itu. Marinir yang tak menyebut namanya itu mengaku bahwa mereka juga mendapat tugas utnuk menjaga stabilitas kota Bagdad agar tidak terjadi kekacauan karena kota ini tak bertuan. Bagdad akan dipimpin orang Irak yang bisa menjamin kemanan kota ini, katanya. Setelah itu, menurut dia, pasukan Amerika akan meninggalkan ibukota Irak itu bahkan Irak. Wawancara itu menandai masuknya pasukan marinir Amerika ke ibukota Irak, yakni pada hari ke-21 saat serangan pertama Amerika menghujani ibukota Irak itu pada tengah malam hari Rabu tanggal 19 April yang lalu. Jika malam ini dianggap penaklukan Bagdad telah selesai, maka perang ini berjalan sesuai rencana markas komando Amerika , seperti yang disebut Komandan Tertinggi Pasukan Koalisi Jenderal Tommy Frank, ia hanya butuh 3 minggu untuk menyudahi perlawanan tentara Irak. Tetapi hingga berita robohnya patung Saddam itu disiarkan berbagai televisi, belum ada yang bisa memastikan dimana Saddam dan keluarganya,masih hidup atau tewas dalam pengeboman Senin(7/4) lalu, atau berhasil melarikan diri keluar negeri. (IGG Maha Adi)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.