Parlemen Australia Diguruduk Aktivis Pro-Rohingya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan orang yang tergabung dalam 'Sahabat Muslim Rohingya berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jalan Agus Salim,  Jakarta, 4 September 2017. TEMPO/Ilham Fikri.

    Ratusan orang yang tergabung dalam 'Sahabat Muslim Rohingya berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jalan Agus Salim, Jakarta, 4 September 2017. TEMPO/Ilham Fikri.

    TEMPO.CO, Canberra - Sekitar 300 pengunjuk rasa dari komunitas Rohingya Myanmar berkumpul di luar gedung Parlemen Australia seraya mendesak pemerintah melakukan intervensi guna mencegah kekerasan terhadap minoritas muslim Myanmar.

    Juru bicara demonstran, Ahsan Haque, mengatakan, pemerintah Myanmar sebenarnya membersihkan etnis dan memberantas seluruh ras Rohingya.

    Baca: Militer Myanmar Bunuh Kaum Rohingnya Termasuk Bayi

    Mereka mendesak pemerintah Australia pemerintah Myanmar mengakhiri persekusi atau penarikan bantuan Australia ke negeri itu.

    Desakan yang disampaikan di depan gedung parlemen tersebut tidak segera mendapatkan respon pemerintah Australia.

    Selain di Negeri Kanguru, unjuk rasa menentang persekusi terhadap warga minoritas Rohingya juga terjadi di Indonesia.

    Baca: Mengerikan, Kekerasan Tentara Myanmar terhadap Rohingya

    Ratusan perempuan muslim berdemostrsai di luar gedung kedutaan besar Myanmar di Jakarta. Aksi ini dikawal ketat oleh puluhan polisi bersenjata dengan memasang kawat berduri setelah terjadi lemparan bom molotov ke keduaan pada Ahad, 8 Agustus 2017.

    Unjuk rasa yang dikoordinir oleh kelompok Islam yang menamakan diri dengan Persahabatan Muslim Rohingya itu meneriakkan, "Selamatkan Rohingya, Bebaskan Rohignya, dan Hentikan Genosida Muslim di Myanmar."

    AP | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.