Gara-Gara Trump, Profesor Ini Hengkang Dari Oxford

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bo Rothstein. ceu.edu

    Bo Rothstein. ceu.edu

    TEMPO.CO, Oxford- Seorang profesor memutuskan mundur dari Universitas Oxford setelah mengetahui seorang penyokong dana tersebesar untuk univesitas bergensi itu, ternyata juga menjadi penyokong pada kampanye pemilihan presiden Donal Trump.

    Bo Rothstein memutuskan mundur dari Pusat studi pemerintahan dan kebijakan publik Blavatnik yang merupakan bagian dari universitas Oxford. Pusat studi ini diberi nama berdasar pendonor Leonard Blavatnik, taipan asal Ukraina yang memberi dana Oxford sebesar 75 juta poundsterling untuk membangun pusat studi itu.

    Leonard Blavatnik, menurut Rothstein, ternyata menyokong dana kampanya Trump.

    Dalam surat pengunduran dirinya, Rothstein mengatakan pemerintahan Trump bertentangan dengan kualitas pemerintahan yang seharusnya. Dia juga menambahkan penelitiannya terkait dengan kesejahteraan. “Kualitas pemerintah sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan manusia,” kata Rothstein seperti dilansir The Guardian, Selasa 29 Agustus 2017.

    Menurut Rothstein, kebijakan Trump juga bertentangan dengan cita-cita Oxford yang menginginkan peningkatan kualitas pemerintahan dan kebijakan publik di dunia. “Agar warga bisa menikmati kehidupan yang lebih aman dan lebih terpenuhi.”

    Blavatnik masuk dalam daftar orang terkaya di Inggris pada 2015. Diperkirakan kekayaannya lebih dari 17 juta Euro. Dia memulai bisnis aluminium setelah jatuhnya Uni Soviet. Perusahaannya pun berkembang, saat ini dia memiliki perusahaan properti, film, dan musik. Pada 1984 dia menjadi warga negara Amerika Serikat dan menjadi warga negara Inggris pada 2010.

    Juru bicara Blavatnik menyangkal bahwa taipan tersebut menyokong dana untuk Trump. Menurutnya Blavatnik hanya menyumbangkan 770 ribu Euro kepada komite pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. “Itu merupakan komite kongres gabungan yang membantu mengorganisir acara publik selama seminggu jelang pelantikan,” katanya.

    THE GUARDIAN| THE TELEGRAPH | CHITRA PARAMAESTI | SITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.