Begini Jadinya Isi Supermarket Jika Rasisme Menang di Jerman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi supermaket jika produk import dihentikan. metro.co.uk

    Ilustrasi supermaket jika produk import dihentikan. metro.co.uk

    TEMPO.CO, Berlin- Sebuah supermarket di Jerman mengosongkan produk-produk buatan luar negeri dari rak-rak penjualannya sebagai bukti jika pendukung rasisme yang menguasai Jerman.

    Pemilik supermarket Edeka di Hamburg sengaja mengosongkan rak-rak penjualannya untuk menunjukkan sudut pandang rasisme yang picik dari orang-orang Jerman.

    Baca: Selama 2016, 10 Imigran di Jerman Diserang Setiap Hari

    Semua produk asing dibersihkan dari rak pada hari Sabtu pekan lalu, dengan hanya menjual produk asli Jerman. Hal itu untuk menunjukkan  tidak ada produk yang dapat dibeli jika rasisme terus dibiarkan berkembang.

    Dalam gambar yang beredar di situs online, terdapat tanda-tanda kecil ditempatkan di sekitar supermarket dengan pesan yang berbunyi: "Rak ini cukup membosankan tanpa variasi."

    Lorong khusus penjualan salad bar di supermarket itu juga ditempatkan tanda yang mengatakan "pilihan kita terbatas hari ini", sehingga pelanggan tidak dapat membeli tomat dari Spanyol ataupun zaitun dari Yunani.

    Baca: Protes Perlakuan Rasis, Sulley Muntari Dijatuhi Skorsing

    Meja keju juga memiliki tanda yang berbunyi: "Jadi tanpa orang asing rak akan menjadi kosong."

    "Edeka adalah keragaman dan kami memproduksi berbagai macam makanan yang diproduksi di berbagai wilayah di Jerman dan dari negara lain sehingga kita menciptakan keragaman unik untuk para pelanggan," kata juru bicara Edeka.

    Juru bicara tersebut menambahkan bahwa pihaknya merasa senang setelah menerima banyak tanggapan positif mengenai cara supermarket itu melawan rasisme di Jerman.

    Satu orang yang menyaksikan pemandangan kosong di rak-rak penjualan di supermarket Edeka menggambarkan suasana itu seperti di Kuba.

    Baca: Hormat ala Nazi, Turis Amerika Dipukul di Jerman

    Masih belum jelas apakah rak supermarket kosong itu merupakan bagian dari proyek seni atau kampanye iklan.

    Edeka, jaringan supermarket terbesar di Jerman terkenal dengan iklan dan kampanyenya yang unik dan menyentuh. Pada Natal lalu misalnya, Edeka menampilkan seorang kakek yang makan malam Natal sendirian karena tidak ada anak kesayangannya yang menemaninya.

    Sang kakek akhirnya memalsukan kematiannya sendiri untuk mendorong anak-anaknya terkejut lalu datang mengunjunginya. Setibanya di rumah, anak-anaknya mendapati meja makan yang penuh dengan makanan dan ternyata, ayah tua mereka masih hidup dan sehat.

    METRO.UK|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.