Tolak Bayar Parkir, Mobil Digerek ke Atap Bangunan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah mobil sedan yang berada diatas atap karena menolak membayar denda. metro.co.uk

    Sebuah mobil sedan yang berada diatas atap karena menolak membayar denda. metro.co.uk

    TEMPO.CO, Beijing - Layanan parkir perusahaan pengelola properti menggunakan cara yang tidak biasa untuk 'mengajarkan' seorang sopir yang menolak untuk membayar parkir di Cina timur laut: mengerek mobilnya ke atas atap bangunan.

    Seperti yang dilansir The Star pada 23 Agustus 2017, insiden terjadi di Benxi, provinsi Liaoning saat pengemudi mobil tidak mau membayar parkir saat petugas keamanan memintanya untuk melakukannya.

    Baca: Hati-hati, Parkir di Bandara Soekarno-Hatta Bisa Kena Rp 10 Juta

    Pengemudi wanita itu beradu mulut dengan petugas keamanan dan tanpa merasa bersalah meninggalkan mobilnya di luar pos keselamatan. Tindakan wanita tersebut menyebabkan jalur masuk menghalangi dan menyulitkan kendaraan lain untuk memasuki area tersebut.

    Berang dengan tindakan sopir itu, pihak manajemen area tersebut menyewa sebuah crane untuk mengangkat mobil wanita tersebut dan menaruhnya di atas dan menempatkan kendaraan berkenaan di atas atap pos keamanan.

    Baca: Di Tangerang Selatan, Pesan Parkir Bisa Melalui Aplikasi

    Sopir kemudian bertemu dengan perwakilan perusahaan manajemen. Mereka menyelesaikan perselisihan di sebuah kantor polisi terdekat. Setelah selesai berbicara, mobil wanita itu akhirnya diturunkan tapi tidak dapat dipastikan apakah dia membayar biaya parkir atau upah dereknya.

    THE STAR|SOUTH CHINA MORNING POST|METRO.UK|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.