Teror Barcelona, Muslim Spanyol Unjuk Rasa Protes ISIS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas forensik memeriksa lokasi kejadian setelah mobil van menabrak kerumunan orang dijalanan Las Ramblas, Barcelona, Spanyo, 17 Agustus 2017. Kejadian ini  terjadi di Las Ramblas sekitar pukul 16.50 waktu setempat. REUTERS/Giselle Loots

    Sejumlah petugas forensik memeriksa lokasi kejadian setelah mobil van menabrak kerumunan orang dijalanan Las Ramblas, Barcelona, Spanyo, 17 Agustus 2017. Kejadian ini terjadi di Las Ramblas sekitar pukul 16.50 waktu setempat. REUTERS/Giselle Loots

    TEMPO.CO, Granada - Sekitar 200 umat muslim turun ke jalan di Granada, sebelah selatan Spanyol, Rabu, 23 Agustus 2017, memprotes  ISIS yang mengklaim bertanggung jawab atas teror Barcelona dan Cabrils pekan lalu yang menewaskan 15 orang.

    Unjuk rasa  ratusan umat muslim di Granada, Spanyol itu digelar menyusul masjid utama di kota tersebut diserang dengan kembang api pada Sabtu, 19 Agustus 2017, oleh kelompok sayap kanan Hogar Sosial.

    Baca: 4 Terduga Pelaku Teror Barcelona Mulai Disidangkan

    ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap sekitar 15 orang dengan cara menabrak mereka dengan van pekan lalu.

    "Sikap kami ini sebagai penegasan bahwa muslim memiliki nilai-nilai kemanusian sebagaimana dimiliki oleh seluruh penduduk di planet ini," kata Nizar Liemlahi, Direktur Asosiasi Budaya Loughat Muslim, salah satu lembaga yang mengorganisir aksi.

    Lielahi menambahkan, jumlah mereka yang melakukan serangan hanya 0,1 persen. Mereka sama sekali tidak mewakili nilai-nilai yang dianut umat muslim.

    Baca: Polisi Buru Tersangka Teror Barcelona yang Diduga Lari ke Prancis 

    Pada aksi jalanannya di depan aula Granada, para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan berbagai kalimat, seperti "Saya muslim dan saya ingin hidup damai" dan "Kami juga korban."

    Mounir Benjelloun, Kepala Federasi Spanyol untuk Entitas Agama Islam, mengatakan, meningkatnya insiden anti-Islam sejak serangan pekan lalu tidak tertahankan.

    "Sayangnya, setelah apa yang terjadi, ada longsoran kasus. Dalam hidup saya selama 25 tahun di Spanyol, saya tidak pernah melihat insiden seperti itu."

    Dia mengatakan, masjid tempat umat muslim beribadah telah menjadi sasaran vandalis dan gfafiti rasis. Bahkan sejumlah orang telah mengunggah di video berisi seruan mengusir kaum muslim keluar dari Spanyol yang dipicu teror Barcelona.



    ARAB NEWS | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.