Gara-Gara Donald Trump, Secret Service Kehabisan Uang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Donald Trump, dikawal secret service saat berada di Trump Tower, Manhattan, 15 Agustus 2017. REUTERS/Kevin Lamarque

    Presiden Donald Trump, dikawal secret service saat berada di Trump Tower, Manhattan, 15 Agustus 2017. REUTERS/Kevin Lamarque

    TEMPO.CO,Washington— Lembaga pengamanan Presiden Amerika Serikat, Secret Service, mengaku kehabisan uang untuk membayar gaji dan lembur agennya sejak Donald Trump berkuasa.

    Besarnya jumlah anggota keluarga Donald Trump dan tingginya frekuensi perjalanan mereka membuat anggaran yang seharusnya habis pada akhir tahun, sudah mencapai batasnya hanya dalam delapan bulan sejak Trump menjabat sebagai presiden.

    “Pengeluaran untuk 1.100 agen akan melebihi plafon untuk tahun fiskal ini, pada 30 September,” kata Randolph "Tex" Ailes, Kepala Secret Service AS, dalam wawancara eksklusif dengan USA Today, Senin 21 Agustus 2018.

    Baca: Saksikan Gerhana Matahari Total Langsung, Donald Trump Dicemooh

    Pengeluaran itu tak hanya untuk membayar gaji, tapi juga beban upah lembur karena beban kerja yang bertambah.

    Secara keseluruhan, 42 orang di dalam pemerintahan Trump mendapat perlindungan Secret Service, termasuk 18 anggota keluarganya. Sedangkan saat Obama menjabat sebagai presiden, Secret Service hanya menjaga 32 orang.

    "Presiden memiliki keluarga besar, dan tanggung jawab kami diwajibkan oleh hukum," kata Ailes. “Saya tidak bisa mengubahnya, saya tidak memiliki fleksibilitas."

    Selama menjabat sebagai Presiden AS, Trump telah melakukan perjalanan hampir setiap akhir pekan ke propertinya di Florida, New Jersey, dan Virginia. Untuk menyewa mobil golf setiap perjalanan akhir pekan Trump, Secret Service harus merogoh dana hingga US$ 60.000.

    Secret Service juga memberikan perlindungan bagi seluruh anak-anak dan cucu presiden dalam perjalanan bisnis dan liburan mereka. Sebagai contoh, awal tahun ini perjalanan bisnis Eric Trump ke Uruguay menghabiskan anggaran Secret Service hampir US$100.000 hanya untuk menyewa kamar hotel.

    Dengan rencana kedatangan 150 kepala negara asing yang akan menghadiri sidang Majelis Umum PBB di New York bulan depan, kerja agen dalam lembaga itu pun akan kembali bertambah.

    Baca: Secret Service Ini Tolak Lindungi Donald Trump Jika Ditembak

    "Masalah ini bukan masalah yang bisa dikaitkan dengan persyaratan perlindungan pemerintah saat ini saja."

    "Namun telah menjadi isu yang terus berlanjut selama hampir satu dekade karena peningkatan tempo operasional secara keseluruhan," ujar Ailes.

    Ailes, yang kini berusaha mencari lebih banyak dana dari Kongres, mengatakan, dia sedang dalam tahap negosiasi dengan anggota parlemen untuk menaikkan gaji dan upah lembur.

    Harapannya biaya gaji dan upah lembur agen Secret Service yang saat ini  US$ 160.000  per tahun, bisa menjadi  US$187.000 untuk setidaknya sisa masa jabatan Donald Trump. Itu pun tidak dapat memenuhi utang lembur yang sudah berjalan.

    USA TODAY | THE WASHINGTON POST | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.