Jumat, 23 Februari 2018

Neo-Nazi Pawai di Jalan-jalan di Berlin, Jerman  

Oleh :

Tempo.co

Minggu, 20 Agustus 2017 16:32 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neo-Nazi Pawai di Jalan-jalan di Berlin, Jerman   

    Petugas menunjukan replika dari bunker yang digunankan pemimpin Nazi Adolf Hitler dalam pameran 'Hitler - How Could it Happen?' di bunker Perang Dunia Dua di Berlin, Jerman, 27 Juli 2017. Pameran ini mengkaji bagaimana seorang Hitler yang dulunya sebagai pelukis hingga mengikuti latihan militer dan menjadi pemimpin Nazi. REUTERS/Fabrizio Bensch

    TEMPO.CO, Berlin- Kelompok Neo-Nazi menggelar pawai di jalan-jalan di kota Berlin,Jerman pada hari Sabtu, 19 Agustus 2017. Pawai pendukung Nazi ini hanya berlangsung beberapa hari setelah terjadi bentrokan berlatar fasisme di Charlottesville, Virginia, Amerika Serikat.

    Pawai kelompok Neo-Nazi mendapat penjagaan ketat dari aparat polisi untuk mencegah bentrokan terjadi sehubungan kelompok anti-Nazi menggelar demo tandingan.

    Baca: Cinta Nazi, Pria Ini Ubah Namanya Jadi Hitler

    Pawai kelompok Neo-Nazi ini diadakan untuk memperingati 30 tahun kematian Rudolf Hess, wakil Adolf Hitler, pemimpin Nazi.

    Pengadilan Nuremberg menghukum Hess terbukti terlibat dalam kejahatan perang. Hess dijatuhi hukuman seumur hidup di pengadilan Spandau dari tahun 1966 hingga kematiannya tahun 1987.

    Para simpatisan Nazi memuja Hess karena tidak pernah menyesali keyakinannya hingga Nazi jatuh.

    Baca: Memoar Hitler 'Mein Kamf' Jadi Buku Terlaris di Jerman

    "Saya tidak menyesali apapun," kata Hess sebelum dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Nuremberg yang kemudian kalimat itu  dikutip oleh kelompok Neo-Nazi di spanduknya saat pawai di Berlin, ibukota Jerman.

    Spanduk lainnya memuat informasi yang membantah bahwa Hess bbunuh diri pada usia 93 tahun. "Itu pembunuhan. Cukup dengan kebohongan tentang bunuh diri."

    Kelompok anti-fasis membalas pawai kelompok kanan dengan meneriakkan "kejahatan perang" dan "semua warga Berlin benci polisi".  

    Baca: Hitler Ternyata Hampir Membuat Bom Atom

    Warga di sekitar Berlin menyetel lagi-lagu mengkritik kelompok Neo-Nazi dengan volume pengeras suara yang terdengar hingga ke jalan raya. "Tak ada masalah andai kamu hitam ataupun putih," suara Michael Jackson terdengar dari rumah penduduk.

    Seorang perempuan membuat tanda jantung ke arah kelompok Neo-Nazi yang berteriak "pulang". Perempuan itu menjawab,"Berlin rumah saya."

    Pawai berlangsung dengan penjagaan ketat polisi. Kelompok Neo-Nazi berpawai dengan tidak menggunakan atribut Nazi termasuk swastika yang terlarang di Jerman.  

    CNN | MARIA RITA


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Inilah Wakanda dan Lokasi Film Black Panther Buatan Marvel

    Marvel membangun Wakanda, negeri khayalan di film Black Panther, di timur pantai Danau Victoria di Uganda. Sisanya di berbagai belahan dunia.