Pemimpin Dunia Kompak Kecam Teror di Barcelona

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota London Sadiq Khan dan Presiden Trump. standard.co.uk, REUTERS

    Walikota London Sadiq Khan dan Presiden Trump. standard.co.uk, REUTERS

    TEMPO.CO, London—Para pemimpin dunia kompak mengutuk keras serangan teror di Barcelona, Spanyol, yang menewaskan 13 orang. Serangan dengan mobil di kawasan Las Ramblas, pada hari Kamis itu juga melukai ratusan orang lainnya.

    Dari Inggris, Wali Kota London Sadiq Khan memberikan dukungannya. "London berdiri dengan Barcelona melawan kejahatan terorisme," kata Khan. Sebelum Barcelona, London juga sempat mengalami sejumlah serangan teror termasuk pengendara yang menabrakkan kendaraannya di Jembatan Westminster.

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, "Amerika Serikat mengecam serangan teror di Barcelona, Spanyol, dan akan melakukan apapun yang diperlukan untuk membantu. Jadilah tangguh & kuat, kami mencintaimu!"

    Baca: Teror Barcelona, WNI di Spanyol Diminta Waspada

    Namun kicauan Trump menuai kontroversi di dalam negeri karena ia tidak segera mengecam insiden serupa dalam kerusuhan rasisme di Charlottesville, Virginia, akhir pekan lalu.

    Mantan Presiden Barack Obama juga tidak bisa tinggal diam atas serangan di Spanyol.”Michelle dan saya memikirkan para korban dan keluarga mereka di Barcelona. Orang Amerika akan selalu berdiri bersama teman-teman Spanyol,” tulis Obama via akun Twitter-nya, @BarackObama.

    "Pikiran saya ada pada semua pihak yang terkena dampak (teror). Kami selalu berdiri untuk perang melawan terorisme," kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.

    Pemerintah Jerman menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serangan di Barcelona. ”Kami sedang memikirkan kesedihan yang mendalam dari korban serangan yang mengguncang Barcelona, dengan solidaritas dan persahabatan di samping orang-orang Spanyol,” kata Kanselir Jerman Angela Merkel.

    Baca: Donald Trump Mengutuk Keras Teror Barcelona

    Adapun Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mencap serangan Barcelona itu, "Aksi pengecut, kami tidak akan pernah dikuasai oleh barbarisme semacam itu."

    Pihak Takhta Suci Vatikan menyatakan bahwa Paus Fransiskus sedang berdoa untuk para korban. “Paus sangat khawatir tentang serangan hari Kamis dan mengikuti perkembangan dengan seksama,” kata juru bicara Vatikan Greg Burke, seperti dikutip AP.

    “Paus berdoa untuk para korban serangan ini dan ingin mengungkapkan kedekatannya dengan semua orang Spanyol, terutama yang terluka dan keluarga korban.”

    Las Ramblas sebagai lokasi teror adalah jalan yang didominasi pejalan kaki yang populer di kalangan wisatawan di Barcelona. Jalan setapak ini sangat ramai di musim panas, puncak musim liburan. Kawasan pejalan kaki ini juga diisi dengan berbagai kios, penjual bunga, kafe dan bar trotoar. Ini termasuk salah satu situs kota yang paling populer.

    CNN | KARTIKA ANGGARENI | SITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.