Wakil Presiden Pence: Supremasi Kulit Putih Keluar dari Amerika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjuk rasa berbaris di sepanjang Interstate 580 di Oakland, California, Sabtu, 12 Agustus 2017. Kekerasan pada di Virginia menewaskan seorang wanita dan melukai belasan lainnya. AP/Noah Berger

    Pengunjuk rasa berbaris di sepanjang Interstate 580 di Oakland, California, Sabtu, 12 Agustus 2017. Kekerasan pada di Virginia menewaskan seorang wanita dan melukai belasan lainnya. AP/Noah Berger

    TEMPO.CO, Charlottesville-Wakil Presiden Mike Pence menegaskan tidak ada tempat bagi kelompok supremasi kulit putih termasuk Ku Klux Klan atau KKK dan neo-Nazi di Amerika Serikat sehubungan dengan bentrokan berdarah di Charlottesville, Virginia. 

    "Kita tidak mentoleransi kebencian dan kekerasan kelompok supremasi kulit putih, neo-Nazi atau KKK. Kelompok berbahaya ini tidak punya tempat di kehidupan rakyat Amerika dan kita mengutuk keras mereka," kata Pence dalam perjalananya ke Cartagena, Kolombia untuk merespons bentrokan antara kelompok supremasi kulit putih dengan penentangnya pada Sabtu, 12 Agustus 2017.

    Baca: 3 Tewas dalam Bentrokan Pawai Supremasi Kulit Putih di Amerika 

    Pence bersikap berbeda dengan Presiden Donald Trump yang tidak secara jelas menyebut supremasi kulit putih sebagai pemicu bentrokan berdarah.

    Gubernur Virginia, Terry McAuliffe menegaskan kembali pernyataannya kepada kelompok supremasi kulit putih untuk meninggalkan Virginia secepatnya. Kelompok ini dianggap telah membawa perpecahan di masyarakat.

    "Mereka setiap hari bangun dari tempat tidurnya hanya untuk membenci orang dan memecah belah negara kita," ujar McAuliffe seperti dikutip dari CNN.

    "Jujur, mereka harus keluar dari Amerika, mereka bukan warga Amerika,' tegas McAuliffe di saat bentrokan terjadi.

    Baca: Kutuk Kerusuhan di Virginia, Donald Trump Justru Tuai Kecaman  

    Bentrokan antara kelompok supremasi kulit putih dan kelompok penentangnya menewaskan 3 orang.  Seorang wanita berusia 32 tahun bernama Heather Heyer tewas dalam insiden mobil yang menabrak para demonstran penentang kelompok supremasi kulit putih.

    Dua polisi tewas saat memantau bentrokan dengan menggunakan helikopter. Heli jatuh di kawasan perbukitan dekat Charlottesville. Pilot Jay Cullen, 48 tahun, dan rekannya, Bates, 4 1 tahun, tewas.

    Sebanyak 19 orang terluka, mereka ada yang masih dirawat di rumah sakit dan ada yang sudah pulang.

    Pengemudi mobil yang menabrak demonstran, James Alex Fields Jr ditangkap dan dituntut pasal pembunuhan hingga menewaskan orang.

    Tiga laki-laki lainnya ditangkap sebagai tersangka bentrokan di Charlottesville, Virginia pada Sabtu pekan lalu oleh kelompok supremasi kulit putih.

    CNN | BBC | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.