Jurnalis Kutuk Israel Menutup Al Jazeera  

Reporter

Al-Jazeera. Chicagonow.com

TEMPO.CO, Tel Aviv - Kelompok hak asasi manusia, jurnalis, dan sejumlah organisasi media mengutuk keputusan Israel menutup kantor biro Al Jazeera di Yerusalem.  Amarah para  pewarta itu meletup setelah Menteri Komunikasi Israel, Ayoub Kara, pada Ahad, 6 Agustus 2017, mengusulkan penutupan kantor Al Jazeera dan mencabut izin liputan media baik yang berbahasa Arab maupun Inggris kepada Parlemen, Knesset.

Baca: Krisis Qatar Berlanjut, Al Jazeera Alami Peretasan Besar-Besaran

"Al Jazeera menolak keputusan pemerintah Israel, yang mengaku satu-satunya negara demokratis di Timur Tengah, menutup kantor bironya di Yerusalem" bunyi pernyataan Al Jazeera. "Alasan Menteri Komunikasi Israel mencari pembenaran tindakannya adalah aneh dan bias," tambahnya. 

Baca: Wartawan Aljazeera Naik Pitam dalam Debat Clinton vs Trump

Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) mengatakan, Israel seharusnya meninggalkan cara-cara yang tidak demokratis dan membiarkan para jurnalis melakukan tugasnya melaporkan berbagai peristiwa secara bebas di negara tersebut termasuk di daerah pendudukan.

"Sensor terhadap Al Jazeera atau penutupan kantor biro lembaga penyiaran itu tidak akan membawa stabilitas kawasan, tetapi justru menempatkan Israel sebagai musuh terhadap kebebasan pers," kata Sherif Mansour, Koordinator CPJ Timur Tengah dan Afrika Utara.

Sikap asosisai hak-hak sipil di Israel setali tiga uang dengan CPJ. Lembaga ini mengutuk keras tindakan Menteri Komunikasi atas penutupan Al Jazeera di Yerusalem.

AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN






Studi Arkeologi: Inikah Sebab Tambang Raja Salomo Telantar di Gurun Israel?

2 hari lalu

Studi Arkeologi: Inikah Sebab Tambang Raja Salomo Telantar di Gurun Israel?

Tambang tembaga di Gurun Negev Israel kemungkinan adalah situs kuno yang telah menginspirasi legenda tentang tambang emas Raja Salomo atau Sulaiman.


Kelompok HAM: Israel Menahan 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

3 hari lalu

Kelompok HAM: Israel Menahan 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Israel menahan hampir 800 warga Palestina tanpa pengadilan atau tuntutan, jumlah tertinggi sejak 2008, sebuah kelompok hak asasi Israel melaporkan


Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

6 hari lalu

Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Alia Karenina buka suara soal dugaan peretasan terhadap ponsel milik Menteri Airlangga Hartarto.


Dikejar Tentara Israel, Bocah Palestina Berusia 7 Tahun Tewas

7 hari lalu

Dikejar Tentara Israel, Bocah Palestina Berusia 7 Tahun Tewas

Seorang bocah Palestina berusia 7 tahun meninggal karena gagal jantung saat dikejar tentara Israel di Kota Bethlehem, Tepi Barat


Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

8 hari lalu

Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

Pasukan Israel membunuh empat pria bersenjata Palestina di sebuah kota yang menjadi titik fokus kampanye penggerebekan di Tepi Barat.


PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

10 hari lalu

PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

Ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyebut pembicaraan dengan Israel perlu dilakukan untuk mempertanyakan nasib Palestina.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

11 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

11 hari lalu

Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

Presiden Volodymyr Zelensky kesal karena Israel enggan memberikan sistem anti-rudal untuk membantu Ukraina melawan serangan Rusia


Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

12 hari lalu

Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

Indonesia dilaporkan mengirim delegasi ke Israel untuk menggelar pertemuan rahasia. Kemenlu RI membantah.


PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

12 hari lalu

PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan seruan Perdana Menteri Israel Yair Lapid tentang solusi dua negara adalah "perkembangan positif"