Teror Pencuri Rambut Misterius Hantui Wanita India  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sunita Devi, yang mengalami trauma setelah mendapatkan penyerangan. tribune.com.pk

    Sunita Devi, yang mengalami trauma setelah mendapatkan penyerangan. tribune.com.pk

    TEMPO.CO, New Delhi - Lebih dari 50 wanita di utara India mengklaim rambut mereka dipotong secara misterius ketika mereka tidak sadarkan diri.

    Salah seorang korban bernama Sunita Devi, 53 tahun, mengatakan peristiwa itu terjadi dengan cepat dan tidak disadarinya.

    Korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga itu mengklaim diserang pada Jumat pekan lalu dan mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

    "Saya sendirian di lantai bawah rumah ketika menantu perempuan dan cucu berada di lantai atas saat serangan terjadi sekitar pukul 09.30 malam."

    "Ada kilauan cahaya yang terang dan saya sudah tidak sadarkan diri.

    "Satu jam kemudian, saya menemukan rambut saya sudah dipotong," kata korban yang berasal dari Bhimgarh Kheri di Haryana.

    Menurut Devi, penyerang itu adalah seorang pria tua yang mengenakan pakaian berwarna cerah.

    Laporan tentang 'pencuri' rambut misterius mulai terdengar di Rajasthan sejak Juli, tapi kejadian yang sama juga dilaporkan terjadi di Haryana dan Delhi.

    Juru bicara polisi, Gurgaon Ravinder Kumar, mengatakan kasus tersebut masih diselidiki.

    "Ini adalah kasus yang aneh. Kami tidak menemukan bukti di tempat kejadian dan tes perawatan menunjukkan korban tidak mengalami cedera," katanya sambil menambahkan bahwa tidak ada yang berhasil melihat penyerang itu.

    Kumar mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan polisi di daerah lain untuk mengurai kasus misterius tersebut.

    "Hanya korban yang melihat atau merasakan kedatangan penyerang. Kami akan merangkaikan kasus-kasus ini. Tetapi sementara itu, saya menyarankan masyarakat agar tidak mempercayai setiap rumor atas insiden ini," katanya.

    Setelah insiden itu meluas, kini para wanita India tidak berani tidur sendirian. Mereka biasanya mengundang saudara atau tetangganya untuk menemani tidur sedangkan kaum pria melakukan ronda setiap malam.

    BBC | TRIBUNE EXPRESS | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.