Qatar Beli 7 Kapal Perang ke Italia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal militer AS bersama dengan kapal Qatar saat melakukan latihan bersama di Teluk Arab, Qatar, 16 Juni  2017. Dua kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat telah tiba di Doha rabu lalu untuk mengikuti latihan bersama. REUTERS/Naseem Zeitoon

    Kapal militer AS bersama dengan kapal Qatar saat melakukan latihan bersama di Teluk Arab, Qatar, 16 Juni 2017. Dua kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat telah tiba di Doha rabu lalu untuk mengikuti latihan bersama. REUTERS/Naseem Zeitoon

    TEMPO.CO, Doha - Qatar menyiapkan anggaran senilai Rp 79 triliun untuk membeli tujuh kapal perang dari Italia. Keterangan tersebut disampaikan langsung kepada pers oleh Emir Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani.

    Baca: Atasi Krisis Qatar, Erdogan Berunding dengan Presiden Prancis

    "Kami telah mencapai kata sepakat membeli tujuh kapal perang dari Italia. Pembelian ini dalam konteks kerjasama antarkedua negara," ujar Sheikh Mohammed.

    Baca: Jerman Minta Arab Hormati Kedaulatan Qatar

    Al-Thani tidak menyebutkan secara detail jenis kapal tempur yang akan dibangun oleh perusahaan Italia tersebut.

    Sebelumnya, pada Juni 2016, tersiar kabar bahwa perusahaan kapal Italia, Fincantieri, akan membangun empat kapal perang, dua kapal pendukung dan satu kapal jenis ampibi untuk Qatar.

    Qatar baru-baru ini menghadapi krisis politik dengan Saudi Arabia, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir. Keempat negara tersebut pada, 5 Juni 2017, memutuskan hubungan diplomatik setelah menuding Qatar membiata aksi terorisme. Tudingan itu dibantah Qatar.

    Baca: Inilah Pemicu Arab Saudi Putuskan Hubungan dengan Qatar 

    Selain memutuskan hubungan diplomatik, keempat negara kuat itu memboikot secara ekonomi dengan melarang kapal Qatar berlabuh di pelabuhan, melintasi perairan atau melewati wilayah udara mereka.

    PRENSA LATINA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.