Gagal Capai Target, Staf Penjualan Dipaksa Minum dari Toilet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi toilet umum. shutterstock.com

    Ilustrasi toilet umum. shutterstock.com

    TEMPO.CO,Beijing - Sebuah video yang viral di internet menunjukkan hukuman menjijikkan sebuah perusahaan di Cina untuk stafnya yang gagal mencapai target penjualan. Mereka dipaksa minum air dari lubang toilet atau kloset.

    Dalam rekaman memualkan yang memicu rasa jijik di kalangan netizen Cina, seorang staf penjualan pria terlihat jongkok di sebelah lubang toilet sebelum mencedok air dari dalamnya menggunakan gelas.

    Dia kemudian memeriksa air berkenaan sebelum meletakkan gelas itu pada bibirnya dan meminumnya.

    Baca: Perusahaan Cina Ini Beri Bonus Pegawai yang Turunkan Berat Badan 

    Pada saat sama seorang wanita yang turut memegang gelas berisi air dari lubang toilet berkenaan minum dalam keadaan ragu dan menahan jijik.

    Seperti yang dilansir Shanghaiist, Kamis 2 Agustus 2017, keduanya merupakan staf sebuah studio fotografi di Guang'an, provinsi Sichuan, yang dihukum karena prestasi kerja tidak memuaskan.

    Seorang staf wanita kemudian direkam mengakui mengalami diare setelah menjalani hukuman berkenaan dan bahkan merasa mual ketika mencoba makan nasi setelah kejadian itu.

    Video itu diunggah ke situs video WeChat staf perusahaan sebelum bocor dan menjadi viral.

    Seorang manajer di perusahaan tersebut mengklaim bahwa video tersebut tidak direkam di lingkungan kantornya, namun hanya disebarkan di grup media sosial karyawan sebagai cara untuk "memotivasi" agar staf bekerja lebih keras.

    Orang yang merekam video tersebut telah ditangkap oleh polisi setempat dan ditahan selama 4 hari. Polisi Cina saat ini sedang menyelidiki peran perusahaan dalam kejadian tersebut.

    SHANGHAIIST | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.