Heboh Panda Disiksa, Netizen Cina Geram

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor bayi panda meraih kamera yang terpasang di batang pohon di Pusat Penangkaran Panda di Chengdu, provinsi Sichuan, Cina, 22 Januari 2017. REUTERS/Jason Lee

    Seekor bayi panda meraih kamera yang terpasang di batang pohon di Pusat Penangkaran Panda di Chengdu, provinsi Sichuan, Cina, 22 Januari 2017. REUTERS/Jason Lee

    TEMPO.CO, Jakarta - Beijing - Warga net atau netizen Cina menumpahkan amarahnya di media sosial setelah  sebuah video yang beredar memperlihatkan penganiayaan terhadap bayi panda raksasa di sebuah fasilitas penelitian yang terkenal di Chengdu.

    Dalam video tersebut, anggota staf dapat terlihat "menyeret dan melempar" anak panda itu.

    Insiden tersebut telah menimbulkan kecaman dari para netizen Cina, yang khawatir tentang kekejaman terhadap hewan.

    Namun, penjaga panda Guo Jingpeng membela dirinya sendiri dan mengaku anak panda itu mencoba menyerangnya saat itu.

    Baca: Panda Tertua di Dunia Mati Karena Serangan Kanker

    Guo mengatakan bahwa apa yang tidak ditunjukkan dalam video tersebut adalah bahwa dirinya digigit saat hendak memberi panda itu susu.

    "Anak panda itu menggigit tangan saya dengan sangat kuat, giginya melukai tangan saya hingga berdarah," katanya, seperti dilansir BBC, Jumat 28 Juli 2017.

    "Ketika mencoba menggigit saya lagi, saya menyingkirkannya."

    Guo juga mengatakan bahwa dia merasa telah dirisak oleh rekaman yang diedarkan secara online minggu ini dan mengatakan kejadian itu telah berlangsung pada awal Juli.

    Rekan-rekan Guo mengatakan kepada media setempat bahwa sejak saat itu dia telah ditegur oleh petinggi di fasilitas tersebut.

    Meskipun telah ada penjelasan, baik dari Guo dan pihak manajemen, namun netizen terus mengkritisi cara penanganan panda-panda tersebut.

    Di situs micro-blogging Sina Weibo yang populer, banyak yang meminta pengunduran diri Guo atas perlakuannya.

    "Saya tidak peduli apa yang dia katakan, mereka hanya bayi," tulis Loo Jiaying dari ibu kota Beijing.

    "Itu membuat saya sangat marah melihat dia mendorong dengan kasar anak panda yang tidak berdaya. Jika dia sangat khawatir dengan keselamatannya, mengapa dia tidak memakai alat pelindung seperti sarung tangan?"

    Baca: Bukan Cina, Nenek Moyang Panda Ternyata dari Spanyol

    Netizen lain menyebutnya melakukan pelecehan dan menyuarakan kemarahan pada situasi tersebut.

    Panda raksasa dianggap sebagai simbol Cina dan merupakan spesies yang sangat dilindungi di bawah pemerintahan.

    Fasilitas panda resmi di Chengdu, provinsi Sichuan,Cina didedikasikan untuk melestarikan panda, spesies yang sekarang tidak lagi dianggap terancam punah.

    BBC | YON DEMA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.