Pasukan Amerika Tewaskan Dua Wartawan di Bagdad

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bagdad:Seorang wartawan kantor berita Reuters tewas setelah Hotel Palestina tempat wartawan asing menginap dihujani bom kendaraan lapis baja Amerika. Bom yang menghunjam pada Selasa (8/4) itu juga melukai seorang wartawan dari Spanyol dan tiga staf Reuters. Wartawan Reuters yang meningal tersebut adalah Taras Protsyuk (35) warga negara Ukrania. Sedangkan yang terluka Paul Pasquale, koordinator televisi satelit, yang menderita cedera kaki. Kemudian, Samia Nakhoul, Kepala Biro Teluk kelahiran Lebanon, yang menderita cedera di wajah dan Faleh Kheiber, fotografer warga Irak, yang menderita luka di kepala. Jose Couso, wartawan stasiun Spanyol, Telecinco, juga menderita luka di kaki dan wajah dalam insiden. Kematian Taras, dan luka yang dialami wartawan lain adalah hal yang sebenarnya tidak perlu, ujar Pemimpin Redaksi Reuters, Geert Linnebank. Dia mempertanyakan kebijakan pasukan Amerika Serikat yang sebenarnya mengetahui hotel tersebut adalah tempat tinggal wartawan asing di Bagdad. Hotel Palestina memang dipenuhi wartawan asing. Reuters menempati lantai 15, stasiun televisi Dubai Al-Arabiya tinggal di lantai 17. Jenderal Buford Blount, Komandan Divisi Infantri ke-3 pasukan Amerika mengatakan, pihaknya melakukan tembakan balasan setelah diserang oleh peluncur roket dan tembakan senjata ringan dari atap hotel. Beberapa jam sebelumnya, Tareq Ayyoub, seorang wartawan TV Al-Jazeera meninggal dan kameramennya terluka parah. Hal itu terjadi setelah pesawat tempur Amerika menembakkan rudal ke atap gedung yang ketika itu digunakan oleh wartawan Al-Jazeera. Kematiannya menjadikan daftar kematian wartawan yang tewas di Irak menjadi delapan orang dalam 19 hari serangan Amerika dan Inggris ke Irak. Pejabat Uni Eropa, meminta Amerika Serikat untuk memberikan perlindungan bagi wartawan di tengah konflik. Yunani yang kini mendapat giliran sebagai Presiden Uni Eropa mengeluarkan kecaman. Juru bicara pemerintah Yunani Christos Protopapas menyatakan bahwa serangan tersebut sebagai hal yang menjijikan. Menteri Luar Negeri Yunani George Papandreou dan Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Javier Solana menyepakati untuk membentuk perwakilan bersama Eropa untuk melindungi para wartawan, katanya. (AFP/GuardianYophiandi)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.