Survei: Muslim di Amerika Semakin Menerima Pernikahan Sejenis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga Udayni yang merupakan bagian dari komunitas Muslim Yaman-Amerika berkumpul untuk merayakan liburan Idul Fitri di Brooklyn, New York, 25 Juni 2017. Mereka menyantap sarapan bersama aneka masakan tradisional Yaman. REUTERS/Kholood Eid

    Keluarga Udayni yang merupakan bagian dari komunitas Muslim Yaman-Amerika berkumpul untuk merayakan liburan Idul Fitri di Brooklyn, New York, 25 Juni 2017. Mereka menyantap sarapan bersama aneka masakan tradisional Yaman. REUTERS/Kholood Eid

    TEMPO.CO, Washington- Sebuah survei terbaru menunjukkan umat Muslim di Amerika Serikat menjadi semakin liberal atau lebih terbuka dan menerima pernikahan sejenis.

    Survei yang diadakan oleh Pew Research Center terhadap 1.001 Muslim Amerika menggambarkan sebuah komunitas yang lebih cenderung diidentifikasi sebagai kaum liberal politik dan percaya ada banyak cara untuk menafsirkan ajaran Islam dan  sebagian besar menolak Presiden Donald Trump.

    Baca: Gallup: Popularitas Donald Trump Terburuk Sejak Perang Dunia II

    Hasil survei yang paling signifikan adalah lebih dari 52 persen Muslim Amerika menerima pernikahan sejenis dan 64 persen setuju bahwa ada lebih dari satu cara untuk menafsirkan ajaran Islam. Sebuah lompatan yang mengejutkan bahkan oleh ilmuwan yang mempelajari Islam di Amerika.

    Hampir 9 dari 10 mengatakan mereka bangga menjadi orang Amerika dan Muslim, dan sebagian besar percaya bahwa jika mereka bekerja keras, mereka dapat berhasil di Amerika.

    Hasil survei yang dirilis pada Rabu, 26 Juli 2017 tersebut mengungkapkan berbagai pendapat mengenai segala hal mulai dari praktik keagamaan dan politik hingga terorisme dan nilai-nilai sosial.

    Baca: Trump Berlakukan Kriteria Baru Visa AS untuk 6 Negara Muslim

    Selain itu, survei Pew menemukan bahwa populasi Muslim Amerika terus meningkat selama satu dekade. Populasi Muslim di Amerika bertambah sekitar 100.000 orang per tahun. Diperkirakan 3,35 juta Muslim sekarang tinggal di Amerika atau 1 persen dari keseluruhan populasi.

    Survei diadakan dengan mewawancarai para responden  dengan menggunakan bahasa Inggris, Arab, Farsi dan Urdu. Survei berlangsung antara 23 Januari dan 2 Mei 2017. Rata-rata margin of error adalah plus atau minus 5,8 poin persentase.

    Survei terhadap umat Muslim di Amerika mengenai penerimaan mereka tentang pernikahan sejenis dan beberapa isu lainnya diadakan dengan mewawancarai para responden  dengan menggunakan bahasa Inggris, Arab, Farsi dan Urdu. Survei berlangsung antara 23 Januari dan 2 Mei 2017. Rata-rata margin of error adalah plus atau minus 5,8 poin persentase.

    CNN|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.