Tiga Bulan Konflik Marawi, Maute Rencanakan Bom Bunuh Diri  

Reporter

Pasukan Filipina mengawal warga yang terjebak selama 5 minggu dilokasi pertempuran dengan militan Maute di kota Marawi, Filipina, 1 Juli 2017. REUTERS/Jorge Silva

TEMPO.CO, Marawi - Menginjak bulan ketiga konflik di Kota Marawi, Mindanao, Filipina, Komandan Militer Filipina Daerah Mindanao Barat Letnan Jenderal Carlito Galvez menyebutkan para militan Maute merencanakan serangan bom bunuh diri di dalam dan luar kota Marawi.

“Mereka pernah mencoba berlari ke arah tentara sambil membawa granat. Itulah mengapa kami kehilangan banyak tentara kemarin," katanya dalam dialog dengan para pengungsi, seperti dilansir dari CNN Filipina, Ahad, 23 Juli 2017.

Pertempuran masih berlangsung hingga hari ini di salah satu kota terbesar Filipina itu, dua bulan setelah para militan melancarkan serangan pertama. Presiden Rodrigo Duterte pun mengatakan siap jika konflik mesti berjalan hingga setahun.

Baca: Pemasok Senjata Api ke Kelompok Teroris di Marawi Ditangkap

Para petinggi pertahanan negara tersebut mengakui telah meremehkan kelompok Maute pro-ISIS yang sangat terorganisasi itu. Mereka menguasai kota itu sejak 23 Mei lalu. Selain itu, hingga kini masih menguasai sebagian Marawi meski terus digempur ratusan tentara yang dibantu serangan udara dan artileri.

Sebelumnya, Galvez menyatakan 10 pasukan asing masih berada di Marawi. Beberapa di antaranya kemungkinan pernah bertempur di Mosul, Irak.

Militer menyatakan pertempuran di Marawi semakin intens sementara tentara berupaya merangsek ke pusat pertahanan para militan yang masih tersisa.

Kongres Filipina telah menyetujui permintaan Duterte untuk memperpanjang darurat militer hingga akhir tahun di Mindanao. Dengan demikian, pasukan keamanan sekaligus mendapat kewenangan lebih besar untuk mengejar para ekstremis hingga ke luar Marawi.

Baca: 163 Warga Kristen yang Terjebak Dilindungi Muslim Marawi

Masih belum jelas bagaimana Duterte akan mengatasi ekstremisme di negaranya kelak, setelah pasukannya merebut kembali Marawi dan mengalahkan sekitar 70 militan yang masih bersembunyi di antara puing-puing daerah komersial itu sembari menyandera banyak warga sipil.

Lebih dari 500 orang tewas, termasuk 45 warga sipil dan 105 pasukan pemerintah, selama tiga bulan konflik Marawi. Setelah sejumlah tenggat waktu sepihak pemerintah untuk merebut kembali kota tersebut gagal dipenuhi, pasukan militer menyatakan kini opsi yang mereka punya terbatas karena keberadaan para sandera tersebut.

CNN | SITA PLANASARI AQUADINI






Topan Noru Sebabkan Banjir di Manila dan 5 Petugas Penyelamat Tewas

18 jam lalu

Topan Noru Sebabkan Banjir di Manila dan 5 Petugas Penyelamat Tewas

Pemerintah Filipina mendistribusikan bantuan kepada ribuan pengungsi setelah topan Noru mendarat di ibu kota dan provinsi utara, menewaskan 5 orang


Topan Noru Mendekat, Filipina Evakuasi Ribuan Warga Pesisir

1 hari lalu

Topan Noru Mendekat, Filipina Evakuasi Ribuan Warga Pesisir

Noru, topan tropis ke-11 yang melanda Filipina tahun ini, akan mengakibatkan hujan deras hingga lebat di wilayah ibu kota dan provinsi-provinsi terdek


Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

3 hari lalu

Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

Pengadilan meminta pemerintah Filipina untuk memerangi pemberontakan komunis, salah satu yang terlama di Asia, dengan menghormati hukum


Film Miracle in Cell No. 7 Telah Dibuat Ulang di Beberapa Negara, Selain Indonesia Versi Mana Lagi?

15 hari lalu

Film Miracle in Cell No. 7 Telah Dibuat Ulang di Beberapa Negara, Selain Indonesia Versi Mana Lagi?

Film Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia sukses di hari pertama tayang. Film asli Korea Selatan ini sudah di buat ulang di berbagai negara.


Jokowi Hadiahi Marcos Jr Lukisan Traditional Market saat Kunjungi Mal Sarinah

21 hari lalu

Jokowi Hadiahi Marcos Jr Lukisan Traditional Market saat Kunjungi Mal Sarinah

Jokowi tiba di Mal Sarinah sekira pukul 18.20 WIB. Di sana, kedua pemimpin tampak melihat-lihat beberapa produk retail buatan Indonesia.


5 Poin Pertemuan Jokowi - Marcos Jr: dari Penerbangan Baru hingga Pembelian Pesawat

21 hari lalu

5 Poin Pertemuan Jokowi - Marcos Jr: dari Penerbangan Baru hingga Pembelian Pesawat

Jokowi dan Marcos Jr sepakat mendorong penguatan kerja sama untuk keselamatan dan keamanan perairan di wilayah perbatasan.


Jokowi Minta Presiden Filipina Buka Lagi Penerbangan Manado - Davao

21 hari lalu

Jokowi Minta Presiden Filipina Buka Lagi Penerbangan Manado - Davao

Jokowi mengajak Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr untuk membuka lagi rute penerbangan Manado, Sulawesi Utara ke Davao, Filipina.


Jokowi Berharap Marcos Jr Tuntaskan Pembelian Pesawat NC212i dari PTDI

21 hari lalu

Jokowi Berharap Marcos Jr Tuntaskan Pembelian Pesawat NC212i dari PTDI

Selain PTDI dengan pesawat NC212i, ada juga proyek pengadaan dua kapal landing platform dock oleh PT PAL Indonesia (Persero).


Sambut Kunjungan Presiden Marcos Jr, Jokowi Didampingi Menteri Luhut hingga Prabowo

21 hari lalu

Sambut Kunjungan Presiden Marcos Jr, Jokowi Didampingi Menteri Luhut hingga Prabowo

Presiden Jokowi menyambut kedatangan Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr di Istana Bogor, Jawa Barat, 5 September 2022.


Ferdinand Marcos Jr: Perjalanan Karir Politik Sang Penerus Dinasti

21 hari lalu

Ferdinand Marcos Jr: Perjalanan Karir Politik Sang Penerus Dinasti

Anak Presiden Filipina ke-10 melanjutkan dinasti politik keluarga Marcos. Ini profil Ferdinand Marcos Jr.