Minggu, 25 Februari 2018

Mal di Cina Sediakan Kamar Suami Ogah Temani Istri Belanja  

Oleh :

Tempo.co

Minggu, 16 Juli 2017 20:35 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mal di Cina Sediakan Kamar Suami Ogah Temani Istri Belanja  

    Ilustrasi Berbelanja. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Shanghai - Mal Global Harbour di Shanghai, Cina, memperkenalkan kamar khusus untuk suami yang ogah menemani istrinya berbelanja.

    Ruang khusus suami terbuat dari kaca bening dilengkapi kursi, komputer, monitor, dan alat bermain jadul yang membawa suami mengenang permainan masa sekolah.

    Baca: Bos Tabur Uang Sambut Karyawan Masuk Kerja Seusai Libur Imlek

    Istri tinggal menitipkan suaminya di ruang khusus agar dia tidak terganggu saat berbelanja. Ruangan itu diberikan gratis untuk saat ini. Seorang sumber membisikkan nantinya akan berbayar.

    Beberapa pria yang datang ke mal itu, mencoba ruang khusus suami. "Sungguh hebat. Saya baru saja memainkan Tekken 3 dan merasa saya seperti kembali ke sekolah," kata Yan seperti dikutip dari BBC, 14 Juli 2017.

    Namun menurut Wu, ruangan itu perlu dilengkapi ventilasi atau alat pendingin ruangan, AC.
    "Tidak ada ventilasi atau AC. Saya duduk bermain selama lima menit dan saya berkeringat," kata Wu.

    Baca: Ayah Ajak Putrinya Bermain di Kuburan untuk Bersiap Hadapi Ajal

    Sejumlah netizen di media sosial pun ramai menanggapi insentif mal besar terhadap pelanggannya. Ada yang setuju dan banyak yang tidak sependapat.

    Bahkan ada meresponsnya seperti menyindir. "Berikan laki-laki insentif untuk berbelanja, dan membayar tagihan belanja istri mereka," kata netizen.

    "Andai suami saya hanya ingin pergi keluar dan bermain game, lalu apa artinya saya membawanya keluar?" ujar seorang netizen lainnya yang kurang tertarik dengan kamar khusus suami yang disediakan saat istri berbelanja.

    BBC | MARIA RITA


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.