Saat George W. Bush dan Bill Clinton Kompak Sindir Trump

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hillary Clinton melihat ponselnya saat berdiri di samping suaminya Bill Clinton, dan George W. Bush dalam menghadiri upacara pelantikan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat yang ke-45 di Washington, DC, AS, 20 Januari 2017. REUTERS

    Hillary Clinton melihat ponselnya saat berdiri di samping suaminya Bill Clinton, dan George W. Bush dalam menghadiri upacara pelantikan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat yang ke-45 di Washington, DC, AS, 20 Januari 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Dallas – Apa yang terjadi bila dua mantan presiden Amerika Serikat bertemu, ternyata George W. Bush dan Bill Clinton kompak menyindir presiden yang berkuasa saat ini, Donald Trump.

    Seperti dilansir Reuters, Jumat 14 Juli 2017, keduanya memberikan rujukan tidak langsung yang dianggap oleh sekitar 300 orang di Perpustakaan Kepresidenan George W. Bush di Dallas, Texas, sebagai sindiran kepada presiden AS saat ini, Donald Trump.

    "Jika Anda ingin menjadi presiden, sadari bahwa ini semua tentang rakyat, bukan tentang Anda,” kata Clinton pada Kamis waktu setempat.

    Baca: Ulang Tahun ke-71, Donald Trump Dapat Hadiah Tiket ke Rusia

    “Anda ingin bisa berkata, 'semuanya menjadi lebih baik saat saya keluar (selesai menjadi presiden), anak-anak punya masa depan yang lebih baik, semuanya menyatu.' Anda tak ingin bilang, 'Oh Tuhan, lihatlah orang-orang yang saya kalahkan."

    Adapun Bush mengatakan bahwa Clinton sebagai penggantinya, “Rendah hati saat menang, yang adalah sangat penting untuk membina hubungan dengan orang lain," ujar Bush pada kesempatan yang menandai kelulusan program Presidential Leadership Scholars.

    Program ini adalah kemitraan antara lembaga-lembaga atau pusat-pusat studi Bush, Clinton, Lyndon Johnson dan George H.W. Bush.

    Bush yang berasal dari Republik bahkan mengaku selama berkuasa dia meminta nasihat dari Bill Clinton yang berasal dari Demokrat. Bill Clinton sendiri mengatakan sewaktu meninggalkan Gedung Putih dia menawarkan bantuan kepada Bush yang menjadi penggantinya dan memperlakukannya dengan hormat.

    Bush dan Clinton mengatakan bahwa mereka sama-sama menikmati hidup setelah pensiun menjadi presiden, namun mereka tak mau membandingkan status mereka saat ini dengan masa delapan tahun mereka menjadi presiden.

    "Keputusan-keputusan yang Anda buat memberi efek monumental kepada rakyat," tutur Bush seraya mengatakan kerendahan hati adalah kualitas kunci dari seorang presiden.  "Jabatan presiden kerap didefinikasikan secara tak terduga. Itu membuat kerja menjadi menarik."

    Baca: FBI Awasi Pergerakan Presiden Donald Trump

    Bill Clinton menyambung, "Jika Anda tidak mengatasi api yang bakal timbul, maka itu akan merusak kemampuan Anda dalam mengerjakan yang lain. Jika Anda menghadapi semua api yang bakal timbul Anda tak bisa memegang janji-janji Anda saat menjabat."

    Keduanya kemudian berbalas gurauan mengenai menjadi kakek. Bush menyebut Clinton "jefe", yakni kata dari Bahasa Spanyol yang berarti ketua atau bos.

    Presiden AS saat ini, Donald Trump, memang dikritik Partai Demokrat karena kerap menghujat pendahulunya, Presiden Barack Obama dan orang yang dia kalahkan pada Pemilu 2016, Hillary Clinton, yang keduanya berasal dari Demokrat.

    REUTERS | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...