Melania Berupaya Hentikan Pertemuan Putin - Trump, Kenapa?

Reporter

Vladimir Putin dan Melania Trump dalam pertemua di KTT G20 di Hamburg, Jerman, 7 Juli 2017. Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS

TEMPO.CO, Hamburg— Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump dikirim delegasi AS untuk menghentikan pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela KTT G20, Jumat waktu setempat.

Seperti dilansir The Washington Examiner, Sabtu 8 Juli 2017, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson mengakui dirinya meminta Melania untuk menghentikan pembicaraan kedua kepala negara karena mereka molor dari jadwal yang seharusnya hanya 30 menit saja.

“Saat Melania mendatangi pertemuan itu, keduanya sudah berbincang selama satu jam lebih. Kami sudah mengingatkan presiden bahkan mengirim Ibu Negara untuk mengingatkannya,” kata Tillerson.

Baca: Bertemu Pertama Kali, Begini Kemesraan Putin - Trump

Namun Melania sekalipun gagal untuk menghentikan pembicaraan hangat antara Putin dan Trump. Meski Melania turut serta dalam pembicaraan itu, kedua pemimpin negara ini baru mengakhiri pertemuan mereka setelah dua jam dan 16 menit.

“Setelah dia (Melania) masuk, pembicaraan tetap berlangsung selama satu jam kemudian. Jelas, dia gagal,” ujar Tillerson.

Ini merupakan pertemuan perdana bagi Trump dan Putin sejak taipan properti itu menang pemilu presiden pada November 2016.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Trump mendesak agar Putin memberikan klarifikasi soal dugaan campur tangan Rusia pada Pilpres AS 2016 lalu.

"Kedua pemimpin sepakat bahwa ini adalah hambatan besar dalam kemampuan kita untuk memindahkan hubungan Rusia-AS ke depan," ujar Tillerson seperti dikutip Reuters.

Baca: KTT G20 di Hamburg, Trump dan Putin Akan Bertemu Pertama Kali

Mereka, lanjut Tillerson, juga sepakat untuk menjalankan komitmen tidak campur dalam urusan negara masing-masing. "Dan proses demokrasi kita dan juga di negara lain.”

Pertemuan Putin-Trump yang telah lama dinanti setelah berbagai spekulasi menyebutkan bahwa kemenangan Trump pada pemilu presiden Amerika Serikat 2016 terjadi berkat campur tangan Rusia. Sementara KTT G20 menjadi mimpi buruk bagi Melania yang gagal mengikuti kegiatan pendamping kepala negara akibat unjuk rasa.

WASHINGTON EXAMINER | THE HILL | REUTERS | SITA PLANASARI AQUADINI






Profil Pangeran Heinrich XIII Reuss Dalang Kudeta Pemerintah Jerman

19 jam lalu

Profil Pangeran Heinrich XIII Reuss Dalang Kudeta Pemerintah Jerman

Pangeran Heinrich XIII Reuss, keturunan keluarga bangsawan seharusnya diangkat sebagai pemimpin baru Jerman jika kudeta berhasil


Paket Mata Binatang yang Dikirim ke Kedutaan Ukraina Berasal dari Jerman

1 hari lalu

Paket Mata Binatang yang Dikirim ke Kedutaan Ukraina Berasal dari Jerman

Serangkaian paket berisi mata binatang yang dikirim ke sejumlah kedutaan Ukraina di belasan negara berasal dari dealer mobil Tesla di Jerman.


Kelompok Ekstremis Sayap Kanan akan Kudeta, Jerman Tangkap 25 Orang

2 hari lalu

Kelompok Ekstremis Sayap Kanan akan Kudeta, Jerman Tangkap 25 Orang

Tentara, hakim hingga mantan anggota Kerajaan Jerman turut ditangkap atas tuduhan akan melakukan kudeta


Polandia Tempatkan Rudal Patriot Pemberian Jerman di Perbatasan dengan Ukraina

2 hari lalu

Polandia Tempatkan Rudal Patriot Pemberian Jerman di Perbatasan dengan Ukraina

Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak mengatakan hal ini dilakukan setelah Jerman menolak untuk memberikan rudal Patriot ke Ukraina


Kecelakaan Maut Porsche, Ini Tips Aman Menyalip Truk di Jalan Tol

2 hari lalu

Kecelakaan Maut Porsche, Ini Tips Aman Menyalip Truk di Jalan Tol

Sebelum menyalip truk dan mobil lain di jalan tol, pengemudi mobil harus mengamati kondisi sekitarnya. Jangan menyalip dari jalur kiri.


Perusahaan Donald Trump Terbukti Gelapkan Pajak, Didenda Rp24 M

2 hari lalu

Perusahaan Donald Trump Terbukti Gelapkan Pajak, Didenda Rp24 M

Perusahaan real estat milik Donald Trump divonis bersalah karena melakukan skema kriminal selama 15 tahun untuk menipu otoritas pajak.


Pendanaan JETP Rp 310 Triliun Ditindaklanjuti pada 2023, Airlangga: Terima Kasih Amerika dan G7

3 hari lalu

Pendanaan JETP Rp 310 Triliun Ditindaklanjuti pada 2023, Airlangga: Terima Kasih Amerika dan G7

Airlangga Hartarto memastikan pemerintah Indonesia akan menindaklanjuti komitmen pendanaan JETP dan proyek infrastruktur infrastruktur hasil KTT G20.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Sarankan Dunia Hindari Perang Dingin

3 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Sarankan Dunia Hindari Perang Dingin

Olaf Scholz memperingatkan jangan sampai ada Perang Dingin baru dengan buat blok-blok. Sebaliknya, bangun kemitraan baru.


Toyota Jajal Bus Hidrogen untuk Angkutan Umum di Jerman

4 hari lalu

Toyota Jajal Bus Hidrogen untuk Angkutan Umum di Jerman

Bus hidrogen H2 City Gold dari Toyota ini digunakan untuk transportasi regional dekat Ibu Kota Lower Saxony. Bus ini bisa mengangkut 64 penumpang.


Inflasi, Warga Jerman Pikir-pikir Beli Kado Natal

4 hari lalu

Inflasi, Warga Jerman Pikir-pikir Beli Kado Natal

Sebuah survei mengungkap ada 23 persen responden yang tidak akan membeli kado natal pada tahun ini, dampak dari kenaikan inflasi.