TKW Bunuh Majikan di Singapura, Kapolri: Diadili di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke  Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    TEMPO.CO, Jakarta - Tenaga kerja wanita asal Indonesia berinisial K yang didakwa  membunuh majikannya di Singapura terancam pidana maksimal, yaitu hukuman mati jika terbukti bersalah. K tengah diperiksa usai ditangkap polisi di Jambi pada 27 Juni lalu.

    Baca juga: TKW Ini Juga Terancam Hukuman Mati karena Membunuh Majikannya

    "Bisa (dihukum) 20 tahun, bahkan bisa hukuman mati," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 3 Juli 2017.

    Menurut dia, K berpotensi dijerat pasal pembunuhan berencana. "Kalau dilihat fakta-faktanya kemungkinan bisa kena ke (pasal) perencanaan karena sudah mulai merencanakan membeli tali, membeli lakban itu sudah ada rencana," ujar dia.

    Meski belum menjabarkan secara lengkap substansi dugaan pembunuhan tersebut, Polri memastikan proses hukum K dilakukan di Indonesia. Hal itu didasari asas personalitas, di mana hukum pidana suatu negara mengikuti ke manapun warga negaranya.

    "Sehingga kita tidak serahkan kepada Singapura, tapi ditangani oleh Mabes Polri, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, itu aturannya. Kemudian saksi-saksinya nanti akan kita hadirkan di pengadilan," ujar Kepala Polri Jenderal Tito, Senin.

    Asas personalitas yang diatur dalam Pasal 5 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), menurut Tito sempat diterapkan Polri saat menangani pembunuhan yang dilakukan WNI bernama Oki Harnoko Dewanto di Amerika Serikat pada 1992 silam.

    "Dulu kasus Oki peristiwanya di AS saksi-saksinya dari sana, tetap kita punya prinsip bahwa asas personality harus ditangani Indonesia," ujar Tito.

    Jajaran Reskrim Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat, Jambi, menangkap TKW itu di sebuah hotel di Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Hilir, Tanjung Jabung Barat, 27 Juni 2017. Saat menggeledah K, polisi menemukan barang bukti yang diduga terkait dengan pembunuhan tersebut. K diduga membunuh sepsang suami istri berusia lanjut di Singapura pada 21 Juni 2017.

    YOHANES PASKALIS PAE DALE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.