Kecelakaan Bus Wisata di Jerman, 30 Orang Cedera dan 18 Hilang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kerangka bus yang kecelakaan dievakuasi di Dresden, Jerman, 19 Juli 2014. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02:00, melibatkan bus Polandia, bus Ukraina dan Polandia minibus. (AP/Matthias Hiekel)

    Kerangka bus yang kecelakaan dievakuasi di Dresden, Jerman, 19 Juli 2014. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02:00, melibatkan bus Polandia, bus Ukraina dan Polandia minibus. (AP/Matthias Hiekel)

    TEMPO.CO, Berlin - Kecelakaan melibatkan bus wisata dengan sebuah truk terjadi di negara bagian Bavaria, Jerman, Senin pagi, 3 Juli 2017, waktu setempat. Akibat insiden tersebut sejumlah orang dikhawatirkan tewas, 30 korban lainnya cedera. Sebanyak 18 orang hilang.

    Polisi mengatakan, 46 penumpang dan dua sopir bus wisata berada di dalam kendaraan ketika moda angkutan itu dilalap api di jalan bebas hambatan antara Berlin dan Munich.

    "Kami harus realistis, kemungkinan besar ada korban tewas," kata juru bicara kepolisian Jurgen Stadter.

    Stadter mengatakan, masih ada harapan sekitar 18 orang yang masih hilang bisa ditemukan setelah meloloskan diri ketika kendaraan tersebut terbakar api.

    "Kemungkinan besar mereka kabur karena shock," ujarnya. Namun demikian, jelasnya, tidak ada laporan saksi mata yang mendukung kemungkinan tersebut.

    Saat ini jalur dua arah A9, tempat kejadian perkara, ditutup. Tampak sejumlah kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, termasuk helikopter berada di lokasi.

    Menurut laporan koran Bild, bus wisata tersebut sedang melakukan perjalanan dari kawasan Lausitz  menuju Nuremberg meskipun tujuan sebenarnya tidak diketahui.

    Polisi menjelaskan, seluruh penumpang yang ada di bus yang mengalami kecelakaan tersebut berusia dewasa, hampir seluruhnya usia lanjut.

    GUARDIAN | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.