Demi Nelayan, Wali Kota Meksiko Ini Rela Nikahi Buaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota San Pedro Huamelula, Victor Aguilar menerima seekor buaya betina saat mengikuti ritual pernikahan di Oaxaca, Meksiko, 30 Juli 2017. Ritual yang digelar untuk mendatangkan hasil laut melimpah ini telah ada sejak abad ke-18. REUTERS/Rusvel Rasgado

    Wali Kota San Pedro Huamelula, Victor Aguilar menerima seekor buaya betina saat mengikuti ritual pernikahan di Oaxaca, Meksiko, 30 Juli 2017. Ritual yang digelar untuk mendatangkan hasil laut melimpah ini telah ada sejak abad ke-18. REUTERS/Rusvel Rasgado

    TEMPO.CO, San Pedro—Wali Kota San Pedro di Meksiko membuat sensasi karena menikahi seekor buaya.

    Huamelula Victor Aguilar menjadikan seekor buaya sebagai istrinya di wilayah selatan Negara Bagian Oaxaca pada Jumat lalu, sebagai bagian tradisi pribumi agar nelayan lokal memperoleh keberuntungan.

    Baca: Patahkan Gelang Seharga Rp 586 Juta, Wanita Ini Pingsan

    Sebelum menikahi sang wali kota, buaya betina ini dibaptis sehari sebelumnya. Dan saat hari pernikahan mereka, sang buaya pun tampil layaknya pengantin perempuan lain: menggunakan pakaian pengantin berwarna putih.

    Namun ada satu perbedaan penting antara pengantin yang satu ini dengan pengantin lain: moncongnya diikat dengan erat agar tak mencaplok sang suami atau tamu lainnya.

    Baca: Demi Kepuasan, Pria Ini Masukan 15 Jarum Jahit ke Alat Vital

     “Semoga dengan ritual ini nelayan akan memperoleh panen yang baik, dan lautan memberikan kami makanan yang cukup, serta keselamatan bagi para nelayan,” kata Huamelula.

    Pernikahan dengan buaya ternyata harus dilakukan Wali Kota San Pedro setiap tahun, sebagai syarat agar para nelayan memperoleh keberuntungan saat mencari ikan.

    DAILY MAIL | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.