Racun Litvinenko Ditemukan di Kantor Miliarder Rusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London: Kepolisian Kota London atau Scotland Yard berhasil mengendus jejak racun yang membunuh pengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin, Alexander Litvinenko. Sisa-sisa radioaktif Polonium-210 ditemukan di lima lokasi termasuk kantor Boris Berezovsky, miliarder asal Rusia.Berezovsky, yang lari ke Inggris karena berseberangan dengan Putin, membenarkan temuan jejak radiokatif itu di kantornya, Mayfair yang terletak di London. "Sebagai bagian dari penyelidikan polisi atas semua tempat yang dikunjungi Litvinenko pada 1 November lalu," katanya Rabu (29/11).Miliarder itu merupakan sohib dekat Litvinenko. Mantan agen mata-mata Rusia itu pernah mendapat perintah menghabisi Berezovsky pada 1990-an tapi dia menolak. Akhirnya mereka berdua berteman baik. Litvinenko kerap menyambangi kantor Berezovsky termasuk pada 1 November lalu.Litvinenko, bekas anggota dinas rahasia Negeri Beruang Merah (FSB) itu meninggal pada Kamis pekan lalu. Penyebabnya, bahan yang mengandung Polonium-210 dalam jumlah yang mematikan di tubuhnya. Dia kemungkinan diracun pada awal bulan ini, hari sewaktu dia mulai jatuh sakit. Berezovsky sempat menjenguk di rumah sakit sebelum Litvinenko meninggal. "Saya utang nyawa dengannya," ujarnya yang belum ditetapkan sebagai tersangka walau di kantornya ditemukan jejak racun yang membunuh sahabatnya itu. "Saya bakal terus mengingat keberaniannya."THE NEW YORK TIMES | SS KURNIAWAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.