Polisi Malaysia Tangkap Tiga Terduga ISIS Asal Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang militan  mengenakan ikat kepala hitam di Kota Marawi, Filipina. Situs media sosial Kantor Berita Amaq yang berafiliasi dengan ISIS menayangkan kegiatan militan di Marawi. Reuters TV

    Seorang militan mengenakan ikat kepala hitam di Kota Marawi, Filipina. Situs media sosial Kantor Berita Amaq yang berafiliasi dengan ISIS menayangkan kegiatan militan di Marawi. Reuters TV

    TEMPO.CO,Kuala Lumpur - Polisi Malaysia menangkap empat orang terduga ISIS, termasuk tiga di antaranya yang berasal Indonesia.

    Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan bahwa keempat orang tersebut ditangkap atas dugaan keterlibatan mereka dalam kelompok militan ISIS.

    Khalid mengatakan tiga dari mereka ditangkap di Sandakan, Sabah pada Kamis lalu, termasuk dua orang Indonesia yang diduga ingin bergabung dalam konflik bersenjata yang sedang berlangsung di Marawi, Filipina.

    Baca: Polri Tak Intervensi Penanganan WNI Terduga ISIS di Malaysia

    "Seorang lagi terduga ISIS asal Indonesia ditahan di Sungai Langit, Perak, dan dia diduga berencana menyerang polisi," kata Khalid, seperti yang dilansir Bernama, Jumat 16 Juni 2017.

    Khalid tidak memberikan rincian identitas, termasuk nama, namun mengatakan semua tersangka, berusia antara 30 dan 48, ditangkap di bawah Undang-Undang Pelanggaran Keamanan (Special Measures) 2012 (SOSMA) dan KUHP.

    Dia juga mengatakan bahwa selain menangkap ketiga WNI, polisi juga menyita beberapa dokumen terkait ISIS dan sejumlah senjata termasuk pisau Rambo yang ditemukan di Sandakan.

    BERNAMA | BORNEO POST | YON DEMA

    Video Terkait:
    Beredar Video ISIS Akan Serang Indonesia dan Malaysia





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.