Horor di Marawi, 100 Mayat Bergelimpangan di Jalanan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pengangkut pasukan (armoured personnel carrier/APC) Filipina melintas di jalan Amai Pakpak, Marawi City, 14 Juni 2017. Tentara Filipina terus menggempur kelompok Maute. REUTERS/Romeo Ranoco

    Kendaraan pengangkut pasukan (armoured personnel carrier/APC) Filipina melintas di jalan Amai Pakpak, Marawi City, 14 Juni 2017. Tentara Filipina terus menggempur kelompok Maute. REUTERS/Romeo Ranoco

    TEMPO.CO, Marawi-Sekitar 100 mayat warga sipil, pasukan militer Filipina dan milisi Maute bergelimpangan di jalanan kota Marawi tanpa dapat dievakuasi atau dimakamkan.

    Zia Alonto Adiong, seorang politisi lokal yang selama ini berupaya menyalurkan bantuan sosial di Marawi, mengatakan mayat-mayat  tergeletak begitu saja di jalanan yang menjadi medan pertempuran antara pasukan Filipina dengan kelompok teroris Maute.

    Baca: Milisi Maute Sembunyi dan Bawa Alat Tempur ke Masjid di Marawi

    "Ada sedikitnya 100 mayat bergelimpangan di area pertempuran," kata Adiong, seperti yang dikutip dari Al Jazeera, Kamis, 15 Juni 2017.

    Lokasi pertempuran pasukan militer Filipina dan Maute di Marawi, tidak dapat diakses oleh siapapun.

    Sementara menurut laporan pemerintah Filipina, pertempuran  telah menewaskan 202 milisi, 58 personil militer, dan 26 warga sipil di Marawi.  

    Baca: Terungkap, Inilah Aktor dan Calon Pemimpin ISIS di Marawi  

    Lebih dari 200 ribu orang mengungsi keluar dari Marawi. Ribuan orang masih terjebak masih terjebak di rumahnya dan kehabisan makanan dan minuman.

    Pertempuran pasukan militer Filipina untuk memberangus teroris Maute di Marawi. sudah berlangsung hampir 4 minggu.

    INQUIRER.NET | YON DEMA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.