Pengungsi Suriah, Korban Pertama Kebakaran London

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mohammed Al Haj Ali (kiri), pengungsi Suriah yang diidentifikasi sebagai korban pertama kebakaran apartemen London. telegraph.co.uk

    Mohammed Al Haj Ali (kiri), pengungsi Suriah yang diidentifikasi sebagai korban pertama kebakaran apartemen London. telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, London—Korban pertama kebakaran apartemen London diidentifikasi sebagai pengungsi asal Suriah bernama Mohammad al-Haj Ali.

    Seperti dilansir The Telegraph, Kamis 15 Juni 2017, Mohammed al-Haj Ali yang sednag menempuh pendidikan di teknik sipil West London University, terpisah dari kakaknya Omar di tangga apartemen saat api melahap bangunan berlantai 27 itu.

    Baca: Kebakaran Apartemen London, Penghuni Tertolong Muslim yang Sahur

    Pria yang tewas dalam usia 23 tahun ini sempat mengikuti abangnya yang kini sedang dirawat di rumah sakit Kings Cross, tetapi Mohammed kewalahan dengan asap tebal akibat kebakaran dasyat itu.

    Abdulaziz Almashi, sahabat Mohammed menceritakan bahwa korban kemudian kembali ke apartemen mereka di lantai 14 dan terjebak selama dua jam. Ia kemudian menelepon sejumlah kawan dan keluarga di Suriah untuk mengucapkan selamat tinggal.

    “Api sudah mencapai lantai ini, selamat tinggal.” Tim pemadam kebakaran rupanya gagal mencapai lantai 13 gedung itu.

    Salah seorang sahabat Mohammed menulis di akun Facebook,"Dia berhasil menyelamatkan diri dari kematian di Suriah dan pergi ke Inggris untuk kehidupan yang lebih baik. Tapi Tuhan punya rencana lain.”

    Mohammed bersama kakaknya Omar, adiknya Hashem, 20, dan kedua orang tuanya meninggalkan Daraa, setelah revolusi melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad, tiga tahun silam. Mereka telah menerima suaka di Inggris.

    “Dia berhasil selamat dari Assad, perang Suriah, hanya untuk tewas dalam kebakaran apartemen London,” ujar Almashi.

    Baca: Kebakaran London, Jumlah Korban Tewas Jadi 17 Orang

    Insiden di gedung Grenfell Tower di Latimer Road, White City pada Rabu dini hari, 14 Juni 2017 telah meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan warga London pada umumnya.

    Dalam kejadian itu, lebih 600 penghuni mencoba menyelamatkan diri dengan kebanyakan mereka berteriak meminta bantuan.

    Kebakaran apartemen London dilaporkan dimulai dari lantai dua bangunan sebelum menyebar ke bagian atap dalam waktu 15 menit.

    THE TELEGRAPH | DAILY MAIL | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.