Buka Puasa, Ratusan Pengungsi Irak Keracunan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang wanita membuat adonan roti saat berada di kamp pengungsian setelah melarikan diri akibat pertempuran antara pasukan Irak dan militan ISIS di kamp pengungsian di Erbil, Irak, 10 Juni 2017. REUTERS/Erik De Castro

    Dua orang wanita membuat adonan roti saat berada di kamp pengungsian setelah melarikan diri akibat pertempuran antara pasukan Irak dan militan ISIS di kamp pengungsian di Erbil, Irak, 10 Juni 2017. REUTERS/Erik De Castro

    TEMPO.CO, Bagdad - Sedikitnya dua tewas dan ratusan lainnya sakit setelah para pengungsi Irak di Erbil, Mosul, kawasan di sebelah timur negara, buka puasa dengan makanan beracun, Senin 12 Juni 2017.

    Menurut keterangan anggota parlemen Zahed Khatoun kepada kantor berita Reuters, Selasa, 13 Juni 2017, para pengungsi Irak itu mulai muntah dan sebagian pingsan setelah menyantap makanan buka puasa mengadung racun pada Senin, 12 Juni 2017.

    Baca: PBB Pangkas Bantuan Pangan untuk 1,4 Juta Pengungsi Irak

    Menteri Kesehatan Irak berkata kepada Associated Press, seorang gadis dan perempuan dewasa meninggal dan lebih dari 750 orang lainnya sakit akibat mengonsumsi makanan beracun.

    Al Jazeera melaporkan, makanan buka puasa yang dikonsumsi oleh pengungsi Irak di Mosul itu disediakan oleh organisasi non-pemerintah.

    "Kami akan melakukan investigasi atas insiden yang menghantam para pengungsi Irak," kata pejabat yang tak disebutkan namanya.

    Sementera itu kantor berita milik kaum Kurdi, Rudaw, dalam laporannya mengatakan, pemilik restoran yang membuat makanan untuk para pengungsi Irak telah ditahan oleh pihak berwajib.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.