Singapura Pertama Kali Menahan Wanita Pendukung ISIS

Reporter

Syaikhah Izzah Zahrah Al Ansari. channelnewsasia.com

TEMPO.CO, Singapura -Singapura untuk pertama kalinya menahan warganya seorang wanita karena terlibat radikalisme dan pendukung ISIS. Menurut Kementerian Dalam Negeri Singapura wanita bernama Syaikkhah Izzah Zahrah Al Ansari, 22 tahun, dijerat pelanggaran Undang-undang Keamanan Internal atau ISA.

"Dia mulai percaya bahwa ISIS mewakili spirit Islam yang benar. Radikalisasinya semakin mendalam," ujar pernyataan Kementerian Dalam Negeri Singapura sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Senin, 12 Juni 2017.

Baca: Berperan dalam Sinetron Anti-ISIS, Aktris Kuwait Diancam Dibunuh

Aparat Singapura menemukan informasi Izzah mulai aktif melakukan propaganda tentang ISIS pada tahun 2013. Setahun kemudian, ia aktif mengunggah dan membagikan informasi tentang ISIS secara online di media sosial.

Beberapa kali akun media sosialnya ditutup, namun Izzah kembali membuat akun baru untuk mengkampanyekan ISIS dari Singapura.

Namun, Izzah tidak ditemukan berniat melakukan serangan atau teror di Singapura. Wanita yang bekerja sebagai perawat bayi dalam program prasekolah di Yayasan Komunitas PAP atau PCF lebih fokus untuk pergi ke Suriah bersama anaknya.

Baca: Europol: ISIS Tengah Bangun Media Sosial Sendiri

"Dia sejak 2015 mencari seorang milisi atau pendukung ISIS untuk menikah dan tinggal bersama dirinya dan anaknya di Suriah," ujar Kementerian Dalam Negeri Singapura dalam pernyataan persnya.

Izzah juga menyatakan kesiapannya untuk mengikuti pelatihan militer dan terlibat dalam kombatan untuk membela ISIS.

Orang tua Izzah, menurut pernyataan pers Kementerian Dalam Negeri Singapura, mengetahui unggahan radikal tentang ISIS yang dilakukan anaknya  di media sosial sejak 2015. Namun mereka tidak melaporkannya kepada aparat keamanan Singapura. Padahal warga Singapura telah diingatkan untuk memberitahukan segera ke aparat keamanan  jika mengetahui ada yang disangka terlibat radikalisasi atau berencana melakukan aksi teror.

CHANNEL NEWS ASIA | MARIA RITA






Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

1 hari lalu

Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

Amerika menyatakan serangan Turki ke milisi Kurdi di Suriah dan Irak mengancam upaya Amerika dan sekutunya untuk mengalahkan ISIS.


Boko Haram Membunuh 10 Prajurit Chad di Dekat Perbatasan Nigeria

3 hari lalu

Boko Haram Membunuh 10 Prajurit Chad di Dekat Perbatasan Nigeria

Milisi Boko Haram membunuh 92 tentara Chad dan melukai 47 lainnya pada Maret 2020.


Pembunuh Bloger Amerika Kabur dari Pengadilan Bangladesh

5 hari lalu

Pembunuh Bloger Amerika Kabur dari Pengadilan Bangladesh

Dua pembunuh bloger Amerika di Bangladesh yang dipidana mati kabur setelah pengendara sepeda motor menyemprotkan bahan kimia ke polisi.


Bela ISIS, Wanita Denmark Dihukum 3 Tahun

7 hari lalu

Bela ISIS, Wanita Denmark Dihukum 3 Tahun

Seorang wanita Denmark yang dievakuasi dari kamp penahanan Suriah tahun lalu, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara oleh pengadilan karena membantu ISIS


Turki Menahan 17 Tersangka dalam Kasus Serangan Bom di Istanbul

7 hari lalu

Turki Menahan 17 Tersangka dalam Kasus Serangan Bom di Istanbul

Pengadilan Turki menahan 17 tersangka bom Istanbul dengan tuduhan antara lain menghancurkan persatuan negara dan membunuh dengan sengaja.


Dua Gadis Mesir Tewas Dipenggal, Mayatnya Ditemukan di Selokan Kamp Pengungsi Suriah

10 hari lalu

Dua Gadis Mesir Tewas Dipenggal, Mayatnya Ditemukan di Selokan Kamp Pengungsi Suriah

Mayat dua gadis yang dipenggal ditemukan di selokan kamp pengungsi Suriah di al-Hol , yang menampung orang-orang yang terkait dengan ISIS.


Iran Tangkap 26 Orang Asing dalam Kasus Serangan di Situs Suci Kaum Syiah

18 hari lalu

Iran Tangkap 26 Orang Asing dalam Kasus Serangan di Situs Suci Kaum Syiah

Iran menangkap 26 orang berkebangsaan Azerbaijan, Tajikistan, dan Afghanistan. Mereka diduga terlibat dalam serangan ke situs suci kaum Syiah.


Pelaku Serangan Paris Salah Abdeslam Menikah di Penjara

21 hari lalu

Pelaku Serangan Paris Salah Abdeslam Menikah di Penjara

Salah Abdeslam, menikah melalui telepon dari selnya yang berkeamanan tinggi di luar kota Paris, Prancis


Wanita Kulit Putih Amerika Pimpin Batalion ISIS, Divonis 20 Tahun Penjara

24 hari lalu

Wanita Kulit Putih Amerika Pimpin Batalion ISIS, Divonis 20 Tahun Penjara

Pengadilan di Amerika Serikat menjatuhkan hukuman kepada wanita kulit putih yang menjadi pemimpin ISIS di Suriah.


PBNU Rekomendasikan Pemerintah Larang Wahabi

27 hari lalu

PBNU Rekomendasikan Pemerintah Larang Wahabi

Ketua PBNU Bidang Keagamaan, Ahmad Fahrurrozi, menyebut Wahabi yang dimaksud adalah Wahabi garis keras yang takfiri, yakni mengkafirkan kelompok lain.