Rudal Arrow-3 Milik Israel Mampu Cegat 5 Rudal Dalam 30 Detik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Israel meluncurkan rudal Arrow-3 milik AS di Alaska. twitter.com

    Israel meluncurkan rudal Arrow-3 milik AS di Alaska. twitter.com

    TEMPO.CO, Tel Aviv -Rudal anti balistik Arrow-3 yang dikembangkan oleh Israel bekerja sama dengan Amerika Serikat mampu mencegat dan menghancurkan secara simultan lebih dari lima rudal balistik dalam 30 detik.  Ini satu dari beberapa keunggulan Arrow-3 yang akan diuji coba pada tahun 2018 di Alaska.

    Keunggulan Arrow-3 dikutip dari www.armyrecognition.com  yang merinci keunggulan rudal anti balistik Israel yang terbaru itu.

    Baca: Israel Akan Uji Coba Rudal Anti Balistik Arrow-3 di Alaska

    Keunggulan lainnya, rudal Arrow-3 dapat diluncurkan di satu tempat tanpa menunggu kepastian lokasi rudal balistik yang menjadi target untuk dihancurkan.

    Arrow-3 merupakan rudal anti balistik pencegat exoatmospheric untuk jarak jauh. Rudal ini merupakan pengembangan dari Arrow-2 yang dipakai oleh Pasukan Pertahanan Israel.

    Israel bahkan mengklaim rasio keberhasilan Arrow 3 dalam menjalankan tugasnya sekitar 99 persen. 

    Baca: Iran Uji Coba Rudal Meskipun Ditekan Amerika Serikat

    Mengutip middleeastmonitor.com, 12 Juni 2017, Arrow-3 merupakan rudal anti balistik exoatmospheric yang menghancurkan target di luar atmosfir bumi.  Sistem rudal Arrow-3 menghancurkan berbagai ancaman termasuk rudal yang membawa hulu ledak nuklir tanpa menimbulkan bahaya di bumi.

    Arrow-3 juga terkadang digunakan untuk mencegat satelit. 

    Arrow-3 dengan kemampuan menjangkaunya hingga 2,400 kilometer dan ketinggian mencapai 100 kilometer, dapat juga ditempatkan di kapal perang meski pada dasarnya ia dibawa dengan menggunakan truk militer dalam mengejar target.

    Biaya pengembangan Arrow-3 dengan berbagai keunggulannya itu mencapai US$98 juta atau setara Rp 1,3 triliun. Dana itu disediakan Israel dan bantuan Amerika Serikat. Arrow-3 dijadwalkan akan diuji coba pada tahun 2018 di Alaska.

    ARMYRECOGNITION|MIDDLE EAST MONITOR | MARIA RITA

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.