Identitas Lima Penembak Gedung Parlemen Iran Sudah Diketahui

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota kepolisian berjaga di sekitar gedung Parlemen Iran usai terjadinya penembakan di Tehran, Iran, 7 Juni 2017. REUTERS

    Anggota kepolisian berjaga di sekitar gedung Parlemen Iran usai terjadinya penembakan di Tehran, Iran, 7 Juni 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Teheran-Identitas lima dari sejumlah pelaku penembakan di gedung parlemen Iran sudah diketahui. Kementerian Intelijen Iran menjelaskan mereka   merupakan jaringan ISIS.

    Pernyataan resmi Kementerian Intelijen di lama resminya menyebutkan, nama depan kelima pelaku sudah diketahui, namun identitas lengkapnya tidak akan dipublikasikan dengan alasan keamanan dan privasi anggota keluarga para pelaku.

    Baca: Iran Tolak Ucapan Duka Presiden Donald Trump

    "Sudah lama berafiliasi dengan Wahabi," ujar pernyataan Kementerian Intelijen Iran mengenai para pelaku penembakan gedung parlemen Iran.

    Para pelaku pernah meninggalkan Iran untuk berperang bersama kelompok ekstrimis di Mosul, Irak dan Raqqa, Suriah.

    Kemudian, para pelaku penembakan gedung parlemen Iran itu kembali ke Iran pada Agustus atas perintah pemimpin ISIS. Mereka lalu melarikan diri setelah tempat persembunyian mereka terungkap.

    Baca: ISIS: Serangan ke Teheran Akan Ditingkatkan

    Seorang wanita yang terlibat dalam penembakan pada Rabu, 7 Juni 2017 telah ditangkap.

    Dengan penangkapan para pelaku penembakan gedung parlemen Iran dan kompleks makam Ayatullah Khomeini, aparat polisi Iran meningkatkan penjagaan di tempat-tempat umum.

    Baca: Wanita Ini Ledakkan Diri Setelah Menembaki Makam Ayatollah Khomeini

    "Aktivitas penegakan hukum ditingkatkan," kata Mohammad Hossein Zolfagari, Wakil Menteri Dalam Negeri Iran.

    Penembakan gedung parlemen Iran pada Rabu, 7 Juni 2017 menewaskan 17 orang dan melukai lebih dari 40 orang. Saat itu anggota parlemen sedang menggelar rapat.

    WASHINGTON POST | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.