Teror London Tewaskan 6 Orang, Tiga Pelaku Ditembak Mati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas polisi berjaga di sekitar lokasi mobil van yang sengaja menabraki para pejalan kaki di Jembatan London, Inggris, 4 Juni 2017. REUTERS/Neil Hall

    Petugas polisi berjaga di sekitar lokasi mobil van yang sengaja menabraki para pejalan kaki di Jembatan London, Inggris, 4 Juni 2017. REUTERS/Neil Hall

    TEMPO.CO, London - Scotland Yard, Markas Besar Polisi Metropolitan London, menyatakan enam orang tewas dalam aksi teror London di Jembatan London dekat Borough Market. Dalam aksi tersebut, tiga tersangka penyerang ditembak mati. Hal tersebut disampaikan Mark Rowley, Asisten Komisioner Polisi Metropolitan. "Enam korban telah tewas," katanya, Minggu, 4 Juni 2017.

    Selain korban tewas, Rowley mengatakan 20 korban luka lainnya kini menjalani perawatan di enam rumah sakit di London. Ia juga mengkonfirmasi bahwa serangan itu dilakukan oleh teroris. Saat ini, Counter Terrorism Command Met tengah memimpin investigasi.

    Salah satu orang yang menjadi korban penikaman adalah petugas polisi transportasi Inggris. Korban berada di lokasi dan melaporkan tabrakan mobil van di jalur pedestrian Jembatan Londong. Petugas itu mengalami luka serius tapi tidak sampai membahayakan nyawa.

    Baca: Teror Jembatan London, Penyerang Berteriak 'Ini untuk Allah'

    "Petugas polisi merespons cepat dan berani. Menghadapi tiga tersangka yang ditembak dan mati di Borough Market," kata Rowley seperti dilansir dari Independent, Ahad, 4 Juni.

    Rowley menambahkan, ketiga tersangka ditembak polisi sekitar delapan menit setelah panggilan pertama. Ia memastikan adanya kabar bahwa tersangka mengenakan rompi peledak adalah hoax belaka.

    Rowley mengatakan serangan itu mulai setelah pukul 22.00 waktu setempat, ketika van menabrak orang-orang di Jembatan London. Van itu lalu menuju Borough Market, di mana penyerang meninggalkan kendaraannya dan menikam sejumlah orang.

    Baca: Teror Jembatan London, Donald Trump Tawarkan Bantuan

    Rowley mengatakan lembaganya sedang me-review dan merencanakan penguatan keamanan di London antisipasi aksi teror London. "Di sana akan ada polisi tambahan dan petugas menyebar di seluruh ibu kota," katanya.

    Rowley menekankan agar publik mengutamakan kewaspadaan dan memberi laporan jika mereka melihat apa pun yang mencurigakan. "Telepon 999 segera," ujarnya.

    INDEPENDENT | MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.