Bayi Ditemukan Kelaparan dan Menyusu ke Jasad Ibunya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Balita 17 bulan yang ditemukan menyusui ke mayat ibunya di India. Mirror.co.uk

    Balita 17 bulan yang ditemukan menyusui ke mayat ibunya di India. Mirror.co.uk

    TEMPO.CO, New Delhi - Bayi berusia 17 bulan ini membuat air mata menetes terharu. Bayi ini kelaparan dan menyusu dari ibunya yang tergeletak di pinggir rel kereta di Damoh, Madhya Pradesh, India. Ia tak menyadari ibunya sudah tak bernyawa.

    Polisi setempat menyaksikan bayi yang tengah menyusui ke mayat ibunya dan menangis menahan lapar. Tidak ada yang tahu pasti penyebab kematian ibu itu. Namun, polisi menduga perempuan ini korban kecelakaan karena telinga dan hidungnya berdarah.

    Monu Balmiki, 27 tahun, memberikan kesaksian tentang perempuan dan bayi yang tergeletak d pinggir rel kereta.

    "Kami melihat seorang wanita terbaring dekat rel kereta dan memberi tahu polisi. Kami menghampirinya dan melihat bayinya menyusu sambil menangis. Kami sangat sedih melihat kejadian ini," kata Balmiki seperti dikutip dari Metro.UK, 25 Mei 2017.

    Ketua Badan Kesejahteraan Anak India atau CWC, Sudhir Vidhyarthi mengatakan pihaknya juga telah menerima pengaduan mengenai seorang ibu dan anak bayinya ditemukan di pinggir pagar kereta.

    Setelah penemuan mayat ibu dan bayinya, polisi melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Adapun bayi malang itu dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diserahkan kepada CWC.

    Vidhyarthi mengatakan bayi malang yang saat ditemukan kelaparan dan menyusu ke mayat ibunya akan dirawat selama dua hari sebelum diberikan kepada keluarga korban.

    METRO.UK|TIMES OF INDIA|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.