Ledakan saat Konser di Manchester, Bagaimana Nasib Ariana Grande?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penonton konser  Ariana Grande yang berhasil keluar dari Manchester Arena setelah terjadinya ledakan di Manchester, 22 Mei 2017. REUTERS/Jon Super

    Sejumlah penonton konser Ariana Grande yang berhasil keluar dari Manchester Arena setelah terjadinya ledakan di Manchester, 22 Mei 2017. REUTERS/Jon Super

    TEMPO.CO, Manchester—Penyanyi muda Ariana Grande dilaporkan dalam kondisi baik menyusul ledakan dalam konsernya di Manchester Arena, Mancehster, Inggris, Senin malam waktu setempat.

    “Ariana kini dalam kondisi baik. Kami masih menunggu penyelidikan aparat,” kata juru bicaranya seperti dikutip NBC News, Selasa 23 Mei 2017.

    Bianca Landrieu, penyanyi hip hop asal Boston yang turut tampil dalam konser Ariana Grande juga berkciau melalui akun Twitternya,” Kami baik-baik saja,” cuit penyanyi yang dikenal dengan nama Bia melalui akun @Perico Princess.

    Baca: Ledakan di Konser Ariana Grande di Inggris, Sejumlah Orang Tewas

    Stasiun televisi Amerika Serikat, NBC News, mengklaim sedikitnya 20 orang tewas dalam dua ledakan yang mengguncang konser penyanyi Ariana Grande di Manchester Arena, Manchester, Inggris, Senin malam waktu setempat.

    NBC menyebut laporan itu berdasarkan keterangan sejumlah aparat Inggris dan Amerika Serikat yang menolak disebutkan namanya.

    Belum diketahui penyebab ledakan maupun pelaku alam serangan tersebut.

    Dalam keterangan resminya, kepolisian Greater Manchester hanya menyebut ada sejumlah korban tewas dalam insiden itu.

    Ambulans dan tim medis pun langsung dikerahkan ke lokasi setelah ledakan pertama kali dilaporkan sekitar pukul 22.40 waktu setempat.

    Sejumlah pemuda asal Sheffield yang menolak disebutkan namanya, melaporkan melihat sedikitnya lima orang terkapar bersimbah darah. “Ariana Grande baru saja masuk ke balik tirai ketika suara ledakan terdengar dan asap tebal mengepul,” ujar mereka.

    NBC NEWS | THE GUARDIAN | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.