Kubu Reformis Kuasai Seluruh Kursi Dewan Kota Teheran, Iran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wanita Iran menunjukan tangannya usai menggunakan hak suaranya dalam pemilu presiden di Tehran, Iran, 19 Mei 2017. TIMA via REUTERS

    Sejumlah wanita Iran menunjukan tangannya usai menggunakan hak suaranya dalam pemilu presiden di Tehran, Iran, 19 Mei 2017. TIMA via REUTERS

    TEMPO.CO, Teheran- Kandidat dari kubu reformis Iran menyapu bersih seluruh kursi di Dewan Kota Teheran dalam pemilihan umum yang diadakan pada  Jumat, 19 Mei 2017. Bahkan kubu reformis menang besar di semua provinsi.

    Hasil pemilu dewan kota Iran diumumkan gubernur  masing-masing provinsi di Iran hari ini, 22 Mei 2017.  Pemilu kali ini telah menyingkirkan kelompok konservatif yang berkuasa selama 14 tahun di Iran.

    Kemenangan besar kubu reformis Iran dalam pemilihan dewan kota Teheran dan kota-kota lainnya telah  memperkuat kubu reformasi pendukung Presiden Hasan Rouhani yang menang besar dalam pemilihan presiden di hari yang sama dengan pemilihan dewan kota.

    Untuk pemilihan Dewan Kota Teheran, ada 21 kursi yang diperebutkan oleh para kandidat. Nama Mohsen Hashemi, anak pendiri Revolusi Iran, Akbar Hashemi Rafsanjani yang meninggal Januari lalu,  berada di urutan teratas dalam perolehan suara untuk pemilihan Dewan Kota Teheran.

    Setelah hasil pemilihan dewan kota diumumkan, anggota dewan yang baru terpilih  akan memilih wali kota baru dalam tempo 45 hari ke depan.

    Wali kota Teheran sebelumnya, Mohammad Bagher Ghalibaf bertanding dalam pemilihan presiden tetapi menarik diri di saat akhir untuk mendukung pesaing utama Hasan Rouhani, Ebrahim Raisi.

    Media Iran juga melaporkan kemenangan besar serupa bagi para reformis di kota-kota besar lainnya, seperti Isfahan, Kerman, Masyhad, Semnan, Shiraz, Tabriz dan Zahedan.

    Setelah hasil pemilihan dewan kota diumumkan, anggota dewan yang baru terpilih  akan memilih wali kota baru dalam tempo 45 hari ke depan.

    Kemenangan kubu reformis dalam pemilihan dewan kota  menandakan dukungan yang besar untuk mengubah pemerintahan secara perlahan di Republik Islam Iran.

    WASHINGTON POST|ABC NEWS|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?