Kamis, 22 Februari 2018

Zakir Naik Dapat Kewarganegaraan Arab Saudi Dari Raja Salman

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 20 Mei 2017 19:30 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zakir Naik Dapat Kewarganegaraan Arab Saudi Dari Raja Salman

    Penceramah asal India, Zakir Naik,menyampaikan orasi ilmiahnya di hadapan ribuan para peserta di Baruga AP Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatanm, 10 April 2017. Dalam ceramah umumnya, Dr Zakir Naik menyebut, puasa, zakat, dan berhaji ke Makkah tak hanya diajarkan oleh Islam, tapi juga diajarkan dalam ajaran Kristen. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Riyadh - Pendakwah kontroversial asal India, Zakir Naik, dilaporkan telah mendapatkan kewarganegaraan Arab Saudi dari Raja Salman.

    Laporan Middle East Monitor pada Jumat, 19 Mei 2017, mengklaim mendapat informasi dari sumber-sumber terpercaya menyebutkan bahwa kewarganegaraan Arab Saudi diberikan atas campur tangan Raja Salman Abdulaziz Al Saud.

    Sumber menyebutkan bahwa Raja Salaman ingin melindungi Zakir Naik dari penangkapan oleh Interpol setelah permintaan Red Notice dari India.

    Baca: Ogah Balik ke India, Zakir Naik: Saya Takut Disiksa

    Zakir merupakan individu yang paling dicari di India karena dituduh mendanai kegiatan teror dan terlibat dalam pencucian uang. Penceramah berusia 51 tahun itu kemudian meninggalkan India tahun lalu untuk menghindari ditahan.

    Pemerintah India sedang berusaha untuk membatalkan paspor Zakir dan meminta Interpol mengeluarkan pemberitahuan merah terhadapnya.

    Dengan dibatalkannya paspor Naik, dengan sendirinya akan memaksanya untuk kembali ke India. Namun, India tidak mengantisipasi Arab Saudi akan memberinya kewarganegaraan.

    Middle East Monitor melaporkan Zakir yang berada di Arab Saudi akan dipaksa kembali ke India jika paspornya dibatalkan.

    Pada November tahun lalu, Hindustan Times India melaporkan bahwa Zakir telah diberi kewarganegaraan Malaysia namun hal itu dibantah Wakil Menteri Dalam Negeri Datuk Nur Jazlan Mohamed.

    Namun Malaysia mengakui telah memberikan status penduduk tetap atau permanent resident kepada Naik lima tahun lalu.

    Baca: Penyebab Pengadilan India Keluarkan Surat Penangkapan Zakir Naik

    Pengkhotbah Islam berusia 51 tahun itu mendirikan Islamic Research Foundation (IRF). Dia diyakini telah tinggal di Arab Saudi untuk menghindari penangkapan di India setelah dia dituduh memainkan peran dalam kasus terkait teror.

    Naik juga memiliki tuduhan pencucian uang terhadapnya. Beberapa pelaku serangan teror Dhaka juga mengklaim bahwa mereka terinspirasi oleh Naik.

    Zakir Naik terancam ditangkap karena diduga menyebarkan permusuhan antara berbagai kelompok dengan alasan agama. Salurannya Peace TV telah dilarang di Inggris, Kanada dan Bangladesh. Dia juga ditolak masuk ke Kanada dan Inggris pada 2012 setelah diduga mengekspresikan dukungan untuk al Qaeda.

    STAR ONLINE|MIDDLE EAST MONITOR|YON DEMA


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Inilah Wakanda dan Lokasi Film Black Panther Buatan Marvel

    Marvel membangun Wakanda, negeri khayalan di film Black Panther, di timur pantai Danau Victoria di Uganda. Sisanya di berbagai belahan dunia.