Pelaku Mogok Makan Palestina Dikirim ke Rumah Sakit Israel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demonstran mengikuti unjuk rasa mendukung tahanan Palestina yang mogok makan di penjara-penjara Israel, di Kota Gaza, 17 April 2017. REUTERS/Mohammed Salem

    Demonstran mengikuti unjuk rasa mendukung tahanan Palestina yang mogok makan di penjara-penjara Israel, di Kota Gaza, 17 April 2017. REUTERS/Mohammed Salem

    TEMPO.CO, Tel Aviv - Sebanyak 76 tahanan Palestina yang  mogok makan di Lembaga Pemasyarakatan Israel dikirim ke rumah sakit karena gangguan kesehatan.

    Menurut laporan Komisi Urusan Tahanan Israel (CDA), Selasa, 16 Mei 2017, sebelumnya, 36 pelaku mogok makan dibawa ke rumah sakit lapangan Hadrim.

    Sekitar 1.600 tahanan Palestina mendekam dalam penjara Israel telah melakukan mogok makan. Aksi ini dimulai pada 17 April 2017 sekaligus menandai Hari Tahanan Palestina.

    Tuntutan utama para tahanan Palestina adalah frekwensi dan masa kunjungan keluarga diperpanjang, memberikan layanan lebih baik terutama masalah kesehatan, kurungan isolasi dan tahanan administrasi diakhiri.

    Sejumlah kelompok hak asasi internasional dan grup pengacara telah memobilisasai solidaritas terhadap para tahanan Palestina.

    MIDDLE EAST MONITOR | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.