Bayi Ajaib di India, Menjalani Operasi Jantung 12 Jam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi dalam inkubator. Shutterstock

    Ilustrasi bayi dalam inkubator. Shutterstock

    TEMPO.CO, Mumbai – Nyawa seorang bayi 4 bulan di India berhasil diselamatkan setelah menjalani operasi jantung selama 12 jam.

    Menurut laporan sejumlah media setempat, bayi bernama Vidisha atau dikenal dengan sebutan Bayi Ajaib itu mengalami masalah dengan jantungnya sehingga harus menjalani operasi 12 jam.

    Operasi jantung tersebut, tulis media di India, berlangsung di Rumah Sakit B.J. Wadia di Mumbai. Vidisha bersama orang tuanya, Vishaka dan Vinod Waghmare, ketika operasi berlangsung.

    "Ketika berusia 45 hari, Vidisha muntah setelah saya suapi. selanjutnya, dia pingsan. Kami kaget ketika dia bangun. Namun, tak lama kemudian, dia tak sadarkan diri," ucap Vishaka kepada koran di India.

    Kedua orang tua Vidisha lalu membawanya ke klinik kesehatan setempat. Di klinik, mereka mendapat rujukan agar bayi itu dibawa ke Rumah Sakit B.J. Wadia. 

    Dari hasil pemeriksaan dokter, Vidisha didiagnosis mengalami cacat jantung yang disebut dengan transposisi arteri besar. Koneksi antara arteri besar atau disebut dengan aorta dan arteri pulmonary bermasalah.

    "Pada dasarnya, anatomi jantungnya berbeda dengan jantung orang normal," kata Biswa Panda, ahli beda jantung anak di Rumah Sakit Wadia yang mengoperasi Vidisha. 

    Meskipun fungsi jantungnya mengalami kemajuan, paru-parunya tetap lemah. Demikian dilaporkan media di India.

    Setelah menjalani operasi, kedua orang tua Vidisha mengalami kesulitan membayar tagihan. Namun mereka beruntung karena mendapatkan bantuan dari sejumlah orang di rumah sakit.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.