India Sediakan Ambulans dan Tim Medis untuk Sapi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sapi. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    Ilustrasi sapi. ANTARA/Herka Yanis Pangaribowo

    TEMPO.CO, New Delhi -Pemerintah negara bagian India, Uttar Pradesh telah meluncurkan layanan ambulans khusus bagi hewan ternak sapi. Ambulans itu ditujukan untuk melindungi sapi yang disucikan umat Hindu, agama mayoritas di India.

    Wakil menteri Uttar Pradesh, Keshav Prasad Maurya pada Senin, 1 Mei 2017 meresmikan Kendaraan Layanan Penyembuhan Sapi dan mengumumkan nomor bebas pulsa untuk membantu pihak berwenang menyelamatkan sapi yang tengah  depresi ataupun terserang penyakit lainnya.

    Baca juga: Gujarat, India Hukum Seumur Hidup Penyembelih Sapi  

    Seperti yang dilansir Telegraph pada 2 Mei 2017, Maurya mengatakan setiap ambulans dilengkapi dokter dan perlengkapan medis sapi yang akan membawa sapi yang ditelantarkan, sakit atau terluka ke tempat penampungan khusus atau membawa mereka ke rumah sakit hewan untuk diobati.

    Selain ambulans pemerintah negara bagian itu juga akan memulai tindakan hukum terhadap mereka yang menelantarkan sapi perah yang dianggap sudah tidak produktif. Termasuk menghukum pejabat kotamadya yang membiarkan sapi memakan sampah plastik atau benda berbahaya lainnya dari tempat pembuangan sampah yang berkembang biak di seluruh kota.

    Baca juga: Dituding Mencuri Sapi, Muslim India Ini Tewas Dihakimi Massa

    Ribuan sapi meninggal setiap tahun di Uttar Pradesh dan di seluruh India karena keracunan kantong plastik dan bahan beracun lainnya. Hewan yang sudah tidak menghasilkan susu biasanya akan ditelantarkan pemiliknya sehingga sapi akan berusaha mencari makanan sendiri dengan mengais tempat sampah.

    Demi melindungi hewan yang juga menjadi penyebab tewasnya beberapa orang yang dituduh hendak menyembelihnya, pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi bersama partainya BJP, telah melakukan beberapa terobosan baru dan aneh.

    Selain mengeluarkan nomor identitas unik untuk jutaan ternak dalam upaya mencegah pembantaian, pemerintah juga berencana mendirikan tempat suci sapi di seluruh negeri.

    Baca juga: Di India, Pria Muslim Tewas Dibunuh Gara-Gara Sapi

    Pemerintah berkeyakinan bahwa mendirikan tempat suci dan menyediakan makanan gratis akan menghentikan peternak menjual hewan itu untuk disembelih.

    Bersamaan dengan itu, beberapa negara yang diperintah BJP telah memulai tindakan hukum ketat untuk melindungi sapi.

    Di negara bagian Modi di barat Gujarat dan provinsi Haryana utara, misalnya, mmenetapkan larangan menyembelih hewan itu dan bagi pelanggarnya akan dihukum 14 tahun penjara.

    TELEGRAPH|THE HINDU|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.