Dituding Menusuk, Israel Hukum Remaja Putri Palestina 10 Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Malak Salman. Middleeastmonitor.com

    Malak Salman. Middleeastmonitor.com

    TEMPO.CO, Yerusalem - Pengadilan Israel di Yerusalem menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada seorang remaja putri Palestina, Rabu, 26 April 2017, karena didakwa menusuk.

    Hukuman itu diberikan setelah dinyatakan bersalah dengan sebuah pisau mencoba menusuk orang Israel, demikian dikutip kantor berita Palestina, Wafa.

    Sumber setempat mengatakan, gadis malang yang dihukum itu bernama Malak Salman, 17 tahun.

    Baca: Lempari Batu, Remaja Palestina Tewas Ditembak Militer Israel 

    "Gadis dari daerah pendudukan Beit Safafa, Yerusalem, itu dihukum lantaran dituding menyerang dan menikam warga Israel dengan belati," ujar sumber yang tak disebutkan namanya.

    Salman ditahan oleh pasukan Israel pada 9 Februari 2016 ketika para serdadu itu menghentikan langkahnya dan memeriksa tas sekolahnya di kota tua Gerbang Damaskus atau Bab Al-Amoun.

    Salman dilaporkan, menarik pisau dari tasnya, namun segera ditundukkan polisi sebelum ada yang terluka.

    Sejak itu, tulis MEMO, dia pindah-pindah penjara hampir seluruhnya di HaSharon. Gadis ini muncul beberapa kali di pengadilan dan divonis pada 17 Februari 2017, namun keputusan pengadilan tersebut ditunda.

    Baca: Pemuda Palestina Ditahan karena Tusuk Tentara Israel 

    Sebelumnya, keluarga Salman menolak kesepakatan jaksa penuntut Israel untuk menghukumnya selama 15 tahun. Pengamat menganggap hukuman itu terlalu berat, tidak sebanding dengan tuduhan yang diajukan.

    Otoritas daerah pendudukan Israel baru-baru ini meloloskan Undang-Undang yang berisi pasal hukuman berat terhadap tahanan Palestina atau anak di bawah umur yang dituduh menyerang warga Israel.

    Belum lama ini, Israel menahan 6.500 warga Palestina yang ditempatkan di 22 penjara termasuk 29 tahanan sejak kesepakatan Oslo 2013.

    MIDDLE EAST MONITOR | WAFA | CHOIRUL AMINUDDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.